Peduli Gempa Aceh di Karimun Sementara Terkumpul Dana Rp 138,5 Juta, Terbanyak dari Sekolah!

Aksi peduli gempa Aceh di Karimun telah kumpulkan sumbangan seratus juta lebih, sebagian besar sumbangan dari sekolah-sekolah. Ini detailnya

Peduli Gempa Aceh di Karimun Sementara Terkumpul Dana Rp 138,5 Juta, Terbanyak dari Sekolah!
Humas Pemkab Karimun
Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim ikut menyumbang untuk korban bencana bumi Pidie Jaya, Aceh saat peresmian Forum Peduli Bencana Bumi Pidie Jaya, Aceh di rumah dinas Bupati Karimun, Rabu (14/12/2016) lalu 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Penggalangan dana bantuan bagi korban gempa bumi di Pidie Jaya, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) masih digelar Forum Peduli Bencana Pidie Jaya Aceh-Kabupaten Karimun.

Sejak diluncurkan Pemkab Karimun pada 14 Desember lalu, sementara ini sudah terkumpul dana bantuan berupa uang tunai sekitar Rp 138,5 juta.

Bantuan uang tersebut hasil meminta sumbangan di jalan-jalan oleh anggota Forum Peduli Bencana Bumi Pidie Jaya Aceh-Kabupaten Karimun sekitar Rp 46 juta lebih dan sumbangan dari sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan Karimun sekitar Rp 92,5 juta.

“Alhamdulillah sementara ini sudah terkumpul dana bantuan hasil sumbangan masyarakat total sekitar Rp 138,5 juta. Rinciannya sekitar Rp 46 juta lebih hasil meminta sumbangan di jalan-jalan

dan barusan masuk dari Dinas Pendidikan Karimun hasil sumbangan dari sekolah-sekolah, alhamdulillah dapat sekitar Rp 92,5 juta,” ujar Ketua Forum Peduli Bencana Pidie Jaya Aceh-Kabupaten Karimun, H Aprilzal, Sabtu (17/12/2016).

Selain bantuan uang, H Ical begitu biasa ia disapa mengatakan pihaknya juga telah menerima bantuan pakaian bekas dari masyarakat sebanyak kurang lebih satu ball. Ical mengaku kegiatan penggalangan dana tersebut akan masih dilakukan untuk dua minggu ke depan.

“Kami akan terima semua bantuan yang masuk tapi kalau bisa bantuannya dalam bentuk uang saja, biar lebih memudahkan,” harap Ical.

Perihal teknis penyaluran bantuan ke daerah tertimpa bencana di Pidie Jaya, Aceh, Ical mengatakan terlebih dahulu tim survei yang akan berangkat ke Aceh mengamati keadaan dan memperkirakan jenis bantuan apa saja yang dibutuhkan para korban.

“Kami akan rapat dulu nanti, tapi berkaca pada pengalaman-pengalaman sebelumnya, kalau bantuan barang banyak, kami akan sewa lori dari Karimun naik kapal roro.

Kalau tidak banyak, kami akan tambah dengan belanja lagi di Binjai (Sumatera Utara), kebetulan jarak Binjai ke Aceh hanya sekitar 3 sampai 4 jam,” terang Ical. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved