Sengketa Perburuhan di Bintan

Nasib Yasin Terlunta-lunta, Serikat Pekerja Bintan Berdatangan. Perusahaan Utus Ini!  

Tak jelasnya nasib Yasin, buruh subkon pengerjaan dermaga di Bintan, mengundang simpati serikat pekerja. Ini aksi mereka

Nasib Yasin Terlunta-lunta, Serikat Pekerja Bintan Berdatangan. Perusahaan Utus Ini!   
tribunnews batam/alvin
Ilustrasi. Aksi unjuk rasa buruh dan pekerja di Batam, Provinsi Kepri di kantor Walikota Batam, Kamis (26/11/2015) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Tak jelasnya nasib M Yasin, mantan buruh subkon pengerjaan dermaga di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di lahan reklamasi laut di Kalang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, mengundang simpati serikat pekerja di Bintan.

Mereka turun menengok Yasin dan mendatangi perusahaan menanyakan nasib Yasin.

Seperti diberitakan, sejak dipecat dari pekerjaannya. Yasin memilih bertahan, bahkan sampai tidur berhari hari di pondok-pondok di bukit batu, lokasi pertambangan milik PT MITI yang juga berhadapan dengan proyek dermaga PT BAI.

Suara dentuman bom penghancur batu untuk pertambangan yang sesekali bergema dan bergetar sering sudah menjadi pemandangan biasa saja.

Yasin masih menunggu haknya sebagai pekerja yang dipecat sepihak hanya lantaran meminta kaus tangan untuk keamanan las atau welding material. Manajemen tampaknya masih memilih menutup telinga terhadap itu.

Dengan kondisi itu tak sedikit yang bersimpati pada pekerja asal Pemangkat, Kalimantan Barat itu.

Hidupnya di Bintan terlunta-lunta dan diabaikan subkon yang memecatnya tanpa kertas. Hak dia selama bekerja tak kunjung direspon manajemen subkon.

Dalam kesendirian, siang malam, Yasin menunggu hak itu agar secepatnya pulang bersama anak dan istrinya di kampung halaman.

Kondisi Yasin akhirnya sampai di telinga sarikat kerja di Bintan. Sarikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Reformasi Bintan Senin (19/12) siang mendatangi lokasi proyek hendak mempertanyakan perihal kasus yang dialami Yasin.

SPSI mempertanyakan, mengapa manajemen bisa memecat pekerjanya tanpa prosedur legal yang diatur dalam undang undang ketenagkerjaan.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved