Pemprov Kepri Sudah Bangun 165 Unit Rumah yang Bisa Ditempati Warga Dompak

Staf khusus gubernur Kepri Ahar Sulaiman menegaskan, warga Dompak boleh menempati rumah-rumah itu

Pemprov Kepri Sudah Bangun 165 Unit Rumah yang Bisa Ditempati Warga Dompak
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Jembatan Dompak sudah mulai dibuka untuk umum terhitung sejak Selasa (29/11/2016) ini 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Selain memberikan lapangan pekerjaan, Pemprov Kepri juga menyediakan rumah-rumah sederhana untuk tempat tinggal warga Dompak.

Staf Khusus Gubernur Kepri, Yanto mengatakan, sejak pusat perkantoran dibangun, Pemprov Kepri mendata 270 kepala keluarga (KK) yang akan mendapat jatah tempat tinggal tersebut.

Jumlah KK itu masih terus diverifikasi Pemprov Kepri. Sejalan dengan proses verifikasi, Pemprov Kepri sudah membangun 165 unit rumah.

"Ada 110 unit rumah sudah ditempati masyarakat sejak beberapa tahun lalu. Tinggal 55 unit akan diserahkan pada 2017 ini setelah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) membangun drainase dan memasang listrik di rumah-rumah tersebut," ujar Yanto.

Meski demikian, semua rumah yang dibangun Pemprov Kepri tidak serta merta menjadi milik warga tersebut.

Staf Khusus Gubernur Kepri Ahar Sulaiman menegaskan, warga Dompak boleh menempati rumah-rumah itu.

Namun, status rumah tersebut hanya dipinjam pakai oleh masyarakat.

"Karena rumah-rumah itu adalah aset pemerintah. Masyarakat boleh memiliki rumah-rumah tersebut setelah membelinya dari pemerintah," kata Ahar. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved