Korsel dan Jepang Diserang Wabah Flu Burung. Ratusan Ribu Unggas Dimusnahkan

Setelah Korea Selatan, wabah flu burung pun melanda Jerpang. Petugas di Jepang pun mulai memusnahkan sekitar 122.000 unggas peliharaan.

Korsel dan Jepang Diserang Wabah Flu Burung. Ratusan Ribu Unggas Dimusnahkan
AFP/Kim Jae-Myoung
Para petugas karantina Korea Selatan berbaris ke sebuah peternakan unggas pada 15 April 2008, di Pyeongtaek, 70 kilometer selatan Seoul, di mana ditemukan banyak kasus flu burung. (Foto: Dokumentasi) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JEPANG- Setelah Korea Selatan, wabah flu burung pun melanda Jerpang. Petugas di Jepang pun mulai memusnahkan sekitar 122.000 unggas peliharaan pada Selasa (20/12/2016) ini.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah perluasan wabah flu burung yang biasanya dengan cepat menular ke berbagai wilayah, kata para pejabat seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Sebelumnya hampur 20 juta bebek dan ayam dimusnahkan di Korea Selatan sebab rangkaian flu burung (AI) sangat menular dan menyebar dengan cepat di seluruh negeri.

Kantor berita Yonhap, merujuk data Kementerian Urusan Pertanian, Makanan, dan Pedesaan, melaporkan, unggas yang dimusnahkan hingga Senin (19/12/2016) adalah 19,11 juta ekor.

Di Jepang, pemusnahan unggas peliharaan terbaru itu merupakan gelombang keenam selama musim dingin ini.

Secara keseluruhan, sudah hampir satu juta unggas, terutama burung peliharaan yang dimusnahkan karena terdeteksi telah tertular virus AI.

Kasus AI terbaru di Jepang ditemukan di sebuah peternakan ayam di kota Kawaminami, Perfektur di Miyazaki, Jepang barat daya.

"Kami mulai membunuh unggas peliharaan dengan melibatkan 380 orang", termasuk aparat militer, kata seorang pejabat pemerintah daerah setempat.

Pejabat terkait mengatakan, pemusnahkan unggas peliharaan itu diperkirakan akan rampung dalam waktu sehari penuh atau dalam kurun 24 jam.

Pihak berwenang juga telah melarang transportasi unggas dan produk unggas di wilayah yang dekat dengan peternakan yang terjangkit. Jalan utama menuju lokasi peternakan pun disterilisasi.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved