Rencana Kenaikan Tarif Listrik Batam

Anggota DPRD Kepri: 'Kami Bisa Setujui Tarif PLN Batam Naik tetapi . . .'

Rencana kenaikan tarif listrik di Batam belum juga menemukan titik temu antara anggota DPRD Kepri yang masih melakukan pembahasan.

Anggota DPRD Kepri: 'Kami Bisa Setujui Tarif PLN Batam Naik tetapi . . .'
Tribun Batam/Anne
Onward Siahaan, anggota DPRD Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Rencana kenaikan tarif listrik di Batam belum juga menemukan titik temu antara anggota DPRD Kepri yang masih melakukan pembahasan.

Pro dan kontra muncul dari setiap anggota dewan yang ada di Komisi II dan III DPRD Kepri. Rencana kenaikan tarif tersebut memang dibahas di lintas komisi.

Satu diantaranya yang diungkapkan oleh anggota Komisi II DPRD Kepri, Onward Siahaan, bahwa kenaikan sah saja dilakukan asal masih terjangkau oleh masyarakat.

"Kami dari Partai Gerindra pertama-tama harus melihat dan membela kepentingan rakyat. Walaupun PT Bright PLN Batam berbentuk perseroan, yang harus mandiri dan tidak disubsidi, namun tetap harus memiliki misi pelayanan untuk kemaslahatan rakyat, karena pemilik sahamnya  adalah PT PLN yang adalah perusahaan milik negara," ujar Onward Siahaan, anggota Komisi II DPRD Kepri dari Gerindra.

Onward menyebutkan, Gerindra tidak alergi terhadap kenaikan, sepanjang itu wajar untuk kelangsungan pelayanan PLN kepada masyarakat.

Tetapi, tentu kenaikan itu tidak boleh semata ditujukan hanya untuk meningkatkan keuntungan dan kapital perseroan.

PT Bright PLN Batam tetap harus dituntut efektif dan efesien.

"Kami dapat menyetujui kenaikan sekitar BEP (break even point) atau titik impas. Suatu titik dimana PLN Batam bisa beroperasi dan melayani dengan baik, tetapi efesien dan harga terjangkau masyarakat.‎ Kami tidak setuju kenaikan sampai 57 persen seperti yang diminta PLN. Kami minta sekitar titik BEP saja," tutur Onward.

Menurutnya, kenaikan sekitar titik BEP itu boleh jadi kurang dari 20 persen, jika melihat angka-angka laporan yang PLN Batam presentasikan.

"‎Tapi kita masih menunggu audit laporan keuangan dari mereka. Kita berupaya supaya kenaikan itu serendah mungkin," katanya.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved