Penemuan Bayi di Karimun

Akun Facebook Ini Hebohkan Karimun, Posting Soal Ibu Bayi Dibuang di Semak-semak

Polsek Kundur masih mengusut kasus temuan bayi di semak-semak. Merek juga mengusut beredarnya postingan di akun facebook soal dugaan ibu si bayi

Akun Facebook Ini Hebohkan Karimun, Posting Soal Ibu Bayi Dibuang di Semak-semak
tribunbatam/ist
Bayi perempuan yang ditemukan Tajudin seorang petani di Kundur di semak-semak tengah dirawat di Puskesmas Tanjungbatu, Kundur 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Polsek Kundur masih menyiasati kasus penemuan seorang bayi di semak-semak oleh Tajudin, seorang petani di Tanjungbatu, Kundur, Sabtu (17/12/2016) sore lalu. Namun begitu, tersiar kabar kalau orangtua si bayi adalah pelajar salah satu sekolah menengah atas sederajat di Kundur.

Isu tersebut pertama kali disebarkan oleh seorang pemilik akun Facebook berinisial WMGC. Ia menuliskan “Anak (menyebut nama sekolah menengah atas sederajat) ternyata mak anak tu, ngapa lah dikau buang, kasi ke akak...akak kasih dikau duet buat pergi holiday # budu bagak”.

Namun saat coba dikonfirmasi kebenaranya dengan melayangkan pesan ke akun Facebook-nya, WMGC tidak merespon.

Kapolsek Kundur, Kompol Ely Nazaruddin ketika dihubungi mengaku juga mendengar isu orangtua bayi perempuan yang dibuang di semak-semak sekitar jalan Ahmad Yani, RT 001 RW 010, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur tersebut. Namun Ely mengaku belum bisa memastikan kebenaran informasi itu.

“Saya juga sudah dengar selentingan informasi di facebook itu tapi kami belum bisa memastikannya, masih kami selidiki,” kata Ely, Kamis (22/12/2016).

Sementara itu, si bayi hingga kini masih berada dalam penanganan pihak Puskesmas Tanjungbatu, Kundur. Kepala Puskesmas Tanjungbatu, dr Anton Ferri mengatakan pihaknya tetap akan merawat bayi tersebut hingga pihak kepolisian menyatakan lain.

“Kami akan rawat bayi itu, sampai pihak kepolisian menyatakan lain, kami sifatnya hanya dimintakan bantuan oleh polisi, ya kami bantu, kalau polisi menyatakan diserahkan ke dinas sosial misalnya, ya akan kami serahkan,” ujar Anton.

Kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat. Bahkan sang bayi kuat menyusu. Bayi tersebut memiliki berat 2,8 kilogram dengan panjang 47 cm.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tajudin, seorang petani di Tanjungbatu, Kundur menemukan seorang bayi yang diduga dibuang ke semak-semak, jalan Ahmad Yani, RT 001 RW 010, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Sabtu (17/12/2016) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Bayi tersebut ditinggalkan dalam sebuah tas warna hitam. Bayi saat itu ditinggalkan dalam keadaan berpakaian lengkap. Tajudin menemukannya ketika tengah menyabit rumput untuk ternak sapinya. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved