Lis Segera Rombak Kabinet Pekan-pekan Ini, Jadi Kado Tahun Baru Tanjungpinang?

Menjelang akhir tahun ini, Pemko Tanjungpinang berencana merombak kabinet sekaligus melantiknya. Inikah bocorannya?

Lis Segera Rombak Kabinet Pekan-pekan Ini, Jadi Kado Tahun Baru Tanjungpinang?
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Menjelang akhir tahun ini, Pemko Tanjungpinang berencana merombak kabinet sekaligus melantiknya.

Namun jadwal pastinya, Sekda Pemko Tanjungpinang Riono belum mengungkapkannya.

Hanya dia berharap, saat pelantikan pelaksanaannya tetap sesuai jadwal dan tidak terkacau banyaknya pegawi cuti.

Soal cuti, Pemko menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk tidak mengambil cuti jelang tutup tahun 2016 ini. Pasalnya banyak agenda dan pekerjaan yang harus diselesaikan.

Hal tersebut disampikan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono. Menurutnya beberapa agenda yang harus diselesaikan diantaranya, tutup buku akhir tahun. Sehingga banyak laporan dan administrasi yang harus diselesaikan.

"Kemudian Pemko Tanjungpinang juga berencana melakukan pelantikan sesuai dengan SOTK baru pada akhir Desember ini. Jangan sampai pas pelantikan gak ada di tempat karena cuti. Jadi kita minta jangan ambil cuti (akhir tahun)," katanya, Kamis (22/12).

Namun, menurutnya cuti yang dimaksud tersebut di luar cuti bersama. Karena pada momen akhir tahun ini ada perayaan natal pada Minggu tanggal 25 Desember 2016. Bersempena Natal tersebut, pada tanggal Senin 26 Desember ditetapkan hari cuti bersama. Begitu juga dengan tanggal 2 Januari 2017, juga hari cuti bersama.

"Memang pegawai ada hak untuk mengambil cuti. Satu tahun normalnya 12 hari. Kemudian dipotong cuti-cuti bersama jadi tinggal delapan harilah. Bisa diambil tidak diakhir tahun," katanya.

Lantas bagaimana bila cuti pegawai tersebut tidak diambil? Menurut Riono bisa diakumulasikan tahun berikutnya, dengan catatan dipotong separuh.

"Misalnya, pada 2016 tidak ambil cuti selama delapan hari, makan pada tahun berikutnya bisa diambil, namun hanya tinggal empat hari," jelasnya.

Namun aturan cuti tersebut di luar Guru dan ASN di instansi kesehatan. Seperti cuti bersama 2 Januari 2017 mendatang, ASN guru tetap harus masuk sekolah.

Kemudian begitu juga untuk pelayanan kesehatan, menurut Riono kepala SKPD harus membuat jadwal piket. Sehingga bisa tetap melayani masyarakat.

"Guru dan kesehatan ini diatur tersendiri. Cuti yang kita maksud itu untuk ASN umum," katanya. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved