Dompleng Visa Bebas Kunjungan, Imigrasi Deportasi Empat TKA China. Pakai Perusahaan Fiktif!

Mendompleng aturan visa bebas kunjunga, Imigrasi menangkap dan mendeportasi empat TKA China. Ngaku kerja di perusahaan, ternyata perusahaan fiktif!

Dompleng Visa Bebas Kunjungan, Imigrasi Deportasi Empat TKA China. Pakai Perusahaan Fiktif!
tribunbatam/ian pertanian
Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie di Lapas Barelang, Batam, Minggu (9/10/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie mengatakan, pihaknya selalu berupaya mencegah masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia melalui jalur ilegal.

Salah satunya, penolakan empat warga negara China oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mereka diduga akan menjadi TKA ilegal.

"Ketika ada orang asing yang mencurigakan, membahayakan, kami larang. Hari ini kami larang empat orang WN China yang tiba dini hari tadi," kata Ronny dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (24/12/2016).

Empat WN China tersebut adalah LY, LZ, LW, SF. Mereka tiba dari Bangkok, Thailand, menggunakan pesawat Lion Air SL 118 pukul 00.15 WIB.

Ronny menyebutkan, petugas imigrasi menemukan sejumlah kejanggalan terkait syarat masuk keempat WN China itu.

Menurut Ronny, keempat orang tersebut mengaku akan bekerja di sebuah perusahaan di Indonesia. "Kemudian kami cek, ternyata tidak terdata," ucap Ronny.

Selain itu, keempat orang tersebut menggunakan bebas visa kunjungan (BVK) untuk datang ke Indonesia. Sedianya, WNA diberikan izin menggunakan BVK paling lama 30 hari.

"Tiket kembali bulan Juni 2017, kalau dia wisatawan hanya satu bulan. Tidak ada kejelasan reservasi hotel atau tempat menginap. Ini tidak benar, makanya kami tolak," ujar Ronny. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved