Hari Jumat, 400 Pejabat Batam Pelantikan Sesuai SOTK Baru, Termasuk Sekda Jefridin

Jelang tutup tahun, Walikota Rudi bakal melantin 400 pejabat sesuai SOTK baru, termasuk Sekda Jefridin. Ini jadwal pelantikannya

Hari Jumat, 400 Pejabat Batam Pelantikan Sesuai SOTK Baru, Termasuk Sekda Jefridin
Net
Jefridin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Sekretaris Daerah Kota Batam hasil lelang jabatan terbuka beberapa waktu lalu, Jefridin akan dilantik Jumat (30/12/2016).

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan melantik ulang semua pejabat struktural di lingkungannya, pada hari yang sama.

“Tanggal 30 Desember ini semua harus dilantik ulang. Dikukuhkan tanpa terkecuali,” kata Wali Kota Batam, Rudi, Jumat (23/12/2016).

Pelantikan dan pengukuhan pejabat struktural itu mesti dilakukan, paska diberlakukannya Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Dari pelantikan itu, dimungkinkan ada perubahan posisi pejabat dari jabatan sebelumnya.

“Jabatannya bisa berubah, bisa tetap jabatan yang sekarang. Yang jelas semua dikukuhkan. Nggak pindahpun dikukuhkan karena adanya perda SOTK baru,” ujarnya.

Rudi mengatakan, lebih kurang ada 400-an pejabat struktural di Pemko Batam yang akan dilantik ulang. Termasuk di dalamnya jabatan lurah, kasi dan lain sebagainya.

“Semua jabatan dilantik. Memang harus dilantik. Kalau nggak, Januari 2017 nanti nggak bisa bekerja,” kata Rudi.

“Termasuk dia,” sambung orang nomor satu di Pemko Batam itu, sambil menunjuk Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata yang ada di belakangnya.

Terpisah Ardi menambahkan, untuk pelantikan pejabat struktural ini sifatnya ada yang promosi dan rotasi. Mengingat ada penambahan dan pengurangan tugas jabatan sesuai OPD baru.

“Kan untuk nama-nama jabatan struktural itu banyak yang berubah di OPD baru. Kalau tak berubah namanya, cukup dikukuhkan saja,” kata Ardi.

Untuk jabatan yang diembannya sendiri, Ardi mengatakan, ada penggabungan dengan tugas protokol. Namanya menjadi Kabag Humas dan Protokol.

“Kabag Humas tetap ada, digabung dengan protokol. Tapi siapa orangnya, belum tahu,” ujarnya. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help