Dua Brankas Pemerintah Dibobol Maling, Belum Satupun yang Terungkap. Ini Sebabnya

Polres Tanjungpinang mengakui kesulitan mengungkap dua kasus pembobolan brankas di kantor pemerintahan di wilayah Tanjungpinang.

Dua Brankas Pemerintah Dibobol Maling, Belum Satupun yang Terungkap. Ini Sebabnya
Tribun Batam/Aprizal
Petugas melakukan olah TKP terkait pencurian uang di brankas Sekretaris Dewan Kepri, Mei 2016 lalu. Hingga kini kasusnya belum terungkap. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Polres Tanjungpinang mengakui kesulitan mengungkap dua kasus pembobolan brankas di kantor pemerintahan di wilayah Tanjungpinang.

Yakni, brankas Dinas Pariwisata Provinsi Kepri dan brankas Sekretariat DPRD Provinsi Kepri.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro mengaku, pihaknya mengalami kesulitan mengungkap dua kasus tersebut.

Hal itu akibat minimnya petunjuk yang diperoleh dalam penyelidikan.

Baca: Buser Polres Tanjugnpinang Selidiki Pembobolan Brangkas di Dispar Kepri

Baca: Pencuri Bawa Uang Rp70 Juta Beserta Brangkasnya dari Ruang Keuangan DPRD Kepri

"Kita kesulitan karena minimnya petunjuk. Itu jadi tunggakan buat kami," kata Joko.

Pihaknya mengatakan, dua kasus pembobolan ini masih dalam penyelidikan.

Beberapa kendala pengungkapan kasus itu adalah karena tidak adanya CCTV maupun saksi di lokasi kejadian.

Namun, seperti diberitakan sebelumnya, saat kejaadian malam itu, banyak anggota Satpol PP yang bertugas.

"Tak ada CCTV-nya. Kita sudah berusaha. Kita msh terus lidik," kata Joko.

Pembobolan brankas Kantor Setwan DPRD Kepri dengan total kerugian mencapai Rp 70 juta serta materai sebanyak 200 lembar, terjadi pada Bulan Mei lalu.

Sedangkan kasus pembobolan brankas di Dinas Pariwisata Provinsi Kepri dengan total kerugian Rp 50 juta terjadi pada Bulan Juli 2016.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help