Karut Marut Lahan di Batam

BP Batam Klaim Pelayanan Sudah Baik. Lik Khai: Saya Gebrak Meja Dulu Baru Selesai

Kalau saya tidak gebrak meja kemarin, mungkin juga tidak selesai-selesai. Saya saja yang seorang wakil rakyat dipersulit, apalagi masyarakat yang lain

BP Batam Klaim Pelayanan Sudah Baik. Lik Khai: Saya Gebrak Meja Dulu Baru Selesai
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Pelayanan satu pintu di PTSP Kota Batam, Gedung Sumatera Promotion Centre, Batam Centre. 

"Katanya ada pelayanan online. Cepat. Ternyata satu bulan juga selesainya untuk mengurus satu lembar surat. Kalau saya tidak gebrak meja kemarin, mungkin juga tidak selesai-selesai. Saya saja yang seorang wakil rakyat dipersulit, apalagi masyarakat yang lain," kata Lik Khai mengeluhkan pelayanan di BP Batam.

Selain itu, Lik Khai mengatakan bahwa masih adanya calo di BP Batam yang berakibat pada pungutan liar (pungli).

Sebagai wakil rakyat, dia bahkan menyarankan agar tim sapu bersih (saber) pungli yang baru terbentuk beberapa waklu lalu, datang ke BP Batam dan menangkap calo-calo tersebut.

"Katanya tak ada calo. Saya lihat masih banyak. Yang membedakannya ini kan, bisa bermain cantik atau tidak," ujar dia.

Li Khai mendorong agar tujuh pimpinan BP Batam lebih fokus bekerja meningkatkan pelayanan di BP Batam, bukan sibuk dengan pencitraan.

"Kerja yang jelaslah. Katanya banyak investor yang masuk, tapi baru sebatas MoU. Yang kita lihat kan, banyak perusahaan yang hengkang sekarang," kata Lik Khai.

"Jangan pencitraan. Kalau kerja bagus, kan yang menilai masyarakat. Bukan dia buat pencitraan di Youtube. Yang tahu informasinya juga orang-orang yang tidak tahu dengan kondisi sebenarnya di Batam," sambungnya.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help