Operasi Tangkap Tangan KPK

Harta yang Ada Sebenarnya Lebih dari Cukup, Kata Anak Bupati Klaten Saat Tahu Ibunya Ditangkap KPK

Istri Deddy Suwadi yang juga adik kandung Sri Hartini, tak henti-hentinya menangis saat kakaknya tersebut digiring petugas dari kantor KPK

Harta yang Ada Sebenarnya Lebih dari Cukup, Kata Anak Bupati Klaten Saat Tahu Ibunya Ditangkap KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penyidik KPK menunjukkan barang bukti uang sebesar Rp2 miliar hasil operasi tangkap tangan (OTT) disaksikan Pimpinan KPK Laode M Syarif di kantor KPK, Jakarta, Sabtu (31/12/2016). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua anak Bupati Klaten Sri Hartini, Andy Purnomo dan Dina Permatasari, menyesali ibundanya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menerima suap dengan barang bukti lebih Rp2,1 miliar.

Mereka tak percaya ibunya tersebut mencari pemasukan lain dengan cara seperti itu.

Sebab, saat ini harta benda ibundanya sudah lebih dari cukup.

"Keluarganya semua pada kaget. Anak-anaknya juga. Anaknya bilang, 'Nggak harus melakukan begitu aja, nggak harus berbuat begitu (menerima suap,-red) ), sebenarnya yang sudah ada sudah lebih dari cukup'.

Yah mereka kaget dan sedih kenapa sampai begitu," ujar kuasa hukum Sri Hartini, Deddy Suwadi, kepada Tribun, usai mendampingi pemeriksaan dan penahanan Sri di kantor KPK, Jakarta, Sabtu (31/12/2016) malam.

Menurut Deddy, anak pertama Sri Hartini, Andy Purnomo adalah anggota DPRD Kabupaten Klaten dan tinggal di Klaten.

Sementara, anak keduanya, Dina Permatasari, tinggal di Riau.

"Nanti mungkin mereka besuk ke tahanan kalau sudah dapat izin dari penyidik," jelasnya.

Pantauan Tribun, istri Deddy Suwadi yang juga adik kandung Sri Hartini, tak henti-hentinya menangis saat kakaknya tersebut digiring petugas dari kantor KPK ke mobil tahanan.

"Tadi sudah kasih baju ganti. Padahal, dari pas kemarin juga sudah saya minta supaya dia bawa kopernya langsung," ujar adik Sri Hartini yang berdiri di samping Deddy.

Halaman
123
Editor: nandarson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help