Perampokan Sadis di Jakarta Timur

Dihantui Korban Tewas, Perampok Sadis Pulomas Ini Minta Ditembak Mati pada Polisi

Setelah diinterogasi, mereka tak menyangka ada korban meninggal. Setiap beraksi, mereka mengaku tak pernah melukai korban, apalagi sampai meninggal

Dihantui Korban Tewas, Perampok Sadis Pulomas Ini Minta Ditembak Mati pada Polisi
tribunnews.com
Tersangka perampokan di Pulomas yang menyekap 11 orang, Erwin Situmorang. 

Laporan: Bintang Pradewo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Tak menyangka perampokan yang telah dilakukan menewaskan enam orang, Erwin S, seorang perampok, anak buah Ramlan Butar Butar meminta hal yang mengejutkan kepada polisi.

Erwin Situmorang meminta kepada polisi agar dirinya ditembak mati karena terus dihantui rasa bersalah.

Erwin minta disikat timah panas oleh polisi lantaran terkejut mengetahui bahwa enam orang tewas akibat aksi perampokan yang disertai penyekapan yang mereka lakukan.

"Tersangka Erwin S saat diperiksa dan tahu ada korban meninggal, dia minta ditembak mati," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (2/1/2017).

Erwin sendiri, saat beraksi bertugas menjadi supir. Kakinya ditembak petugas saat ditangkap bersama Ramlan di kawasan Bekasi.

Ramlan yang juga ditembak, tewas dalam penangkapan itu.

Evakuasi korban
Evakuasi korban perampokan dan penyekapan dari kamar mandi

Menurut Argo, saat diinterogasi, para tersangka tidak menyangka bahwa ada korban meninggal.

Pasalnya, imbuh Argo, selama beraksi, mereka mengaku tak pernah sekalipun melukai korban, bahkan menyebabkan kematian.

"Setelah diinterogasi, mereka tak menyangka ada korban meninggal. Setiap beraksi, mereka mengaku tak pernah melukai korban, apalagi sampai meninggal," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved