Begini Reaksi Warga Saat Melihat Spanduk Tarif Baru Terkait Dokumen Kendaraan

Di Gedung Samsat Kepri di Batam Center, Selasa (3/1) siang, banner-banner berisi pemberitahuan akan berlakunya PP tersebut sudah dipasang

Begini Reaksi Warga Saat Melihat Spanduk Tarif Baru Terkait Dokumen Kendaraan
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Banner terkait PP No.60/2016 terkait BNPB penerbitan dokumen kendaraan yang berlaku 6 Januari di Samsat Kepri, Batam Centre. 

Seperti halnya Arifin yang mengurus penggantian TNKB mobilnya terperanjat, dan segera mendekat ke arah banner di depannya dan membaca informasi yang tertera di sana.

"Saya belum tahu kalau ada kenaikan tarif," kata Arifin.

Lain halnya dengan Nia yang hari itu mengurus TNKB sepeda motornya.

"Gila!", begitu ucapan itu terlontar saat tahu kenaikan tarif itu dua hingga tiga kali lipat.

Nia bahkan ikut memotret banner berisi perbandingan tarif pengurusan lama dan pengurusan baru itu.

"Saya belum tahu kalau ada kenaikan. Tapi bukan hari ini kan berlakunya? Gila. Makin banyaklah orang yang malas bayar pajak kalau tarifnya naik sampai segitu," kata Nia.

Kasi Penerimaan Dinas Pendapatan Kepri, Juniarto yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, penarikan PNBP seperti untuk penerbitan STNK, BPKB, dan TNKB, itu menjadi wilayah kerja kepolisian dan diatur secara khusus dalam peraturan pemerintah.

Penerimaan itu tidak masuk kas daerah.

"Itu gawean polisi karena kebijakan tersebut termasuk PNBP. Kalau kita hanya memungut pajak kendaraan bermotor roda dua dan empat. Karena itu pajak negara yang masuk ke kas daerah," kata Juniarto.

Untuk teknis pembayaran, dari informasi yang dihimpun Tribun, tidak ada perbedaan dari sebelumnya. Perbedaan itu hanya terletak di penyesuaian tarif.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help