TribunBatam/

Kapolda Pecat 28 Polisi, 5 Anggota Polresta Barelang. Ini Tanggapan Kapolres

Tiga diantaranya sudah resmi dipecat sementara dua orang lagi menunggu keputusan dari Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian.

Kapolda Pecat 28 Polisi, 5 Anggota Polresta Barelang. Ini Tanggapan Kapolres
tribunnews batam/anne maria
Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sebanyak 28 anggota polisi Polda Kepri diberi sangsi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena sudah melanggar aturan sebagai anggota Polisi.

Dari 28 orang tersebut, lima diantaranya merupakan Polisi yang berdinas di Polresta Barelang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika saat dikonfirmasi membenarkan ada lima orang yang terkena sangsi PTDH di Polresta Barelang.

Tiga diantaranya sudah resmi dipecat sementara dua orang lagi menunggu keputusan dari Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian.

AKP Riyanto, Kasi Propam Polresta Barelang mengatakan, tiga orang tersebut sudah di berhentikan.

"Tiga orang itu memang diberhentikan pada tahun 2016 lalu. Dia terhitung masuk dalam kasus 2016 kemarin," sebut Riyanto.

Menurut Riyanto, dua orang lagi masih menunggu Skep atau keputusan langsung dari Polda Kepri. "Itu masuk hitungan 2016 juga. Namun keputusanya di tahun 2017 karena masih menunggu Skep dari Kapolda Kepri," tukasnya.

Helmy mengatakan, pada tahun 2016 memang ada beberapa orang anggotanya yang terkena masalah.

Kebanyakan dari mereka tidak pernah masuk dalam bertugas.

"Memang ada yang bermasalah, Tetapi untuk itu kita harus melakukan proseS," sebut Helmy.

Menurut Helmy, sanksinya bermacam-macam. Dari dipindahkan, penundaan kenaikan pangkat hingga pemecatan. Semua itu tergantung dari kesalahan mereka masing-masing.

"Yang memutuskan itu adalah hakim. Memang sanksinya adalah pemecatan. Namun jika dalam persidangan diputuskan lain, seperti dipindahkan atau penundaan kenaikan pangkat kan bisa saja," sambung Helmy.

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help