Nasib Terancam, Pekerja Matak Ngadu ke Pemkab. Ini Curhatnya

Sejumlah pekerja subkon perusahaan migas di Matak, Anambas, curhat ke Pemkab Bintan setelah bakal dirumahkan. Ini curhatnya

Nasib Terancam, Pekerja Matak Ngadu ke Pemkab. Ini Curhatnya
tribunbatam/septyan mulia rohman
Suasana Matak Base 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Sebanyak enam orang pekerja pada salahsatu perusahaan migas yang memiliki base di Matak mendatangi aula kantor Bupati Rabu (4/1/2017). Kedatangan mereka mewakili puluhan pekerja lainnya untuk meminta kepada Pemerintah Daerah terkait nasib pekerjaan mereka.

Yunizar Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Transmigrasi dan Tenaga Kerja mengatakan, kedatangan perwakilan pekerja tersebut setelah adanya pengumuman dari tempat mereka bekerja yang akan merumahkan puluhan orang pekerja yang telah bekerja di base perusahaan yang bergerak pada bidang migas itu.

"Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi setelah ada pengumuman dari perusahaan yang akan merumahkan sekitar 22 orang. Puluhan orang itu terdiri dari dua sub con," ujarnya. Yunizar menambahkan, perwakilan pekerja meminta kepada perusahaan untuk mempertimbangkan ulang terkait wacana untuk merumahkan puluhan pekerja ini.

Menurut pekerja, banyak pekerjaan tanpa membutuhkan keahlian khusus yang bisa dikerjakan oleh warga Anambas tanpa harus mendatangkan tenaga kerja dari luar, sehingga dapat menghemat biaya operasional perusahaan.

"Harapan mereka seperti itu. Rata-rata dari mereka ada yang bekerja di atas sepuluh tahun," ungkapnya. Perwakilan pekerja yang diterima oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris dan Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra beserta sejumlah pejabat Pemerintah Daerah ini direspon oleh Kepala Daerah.

Mereka pun kemudian mengatur waktu untuk mengundang perwakilan perusahaan termasuk sub con untuk hadir pada rapat di aula kantor Bupati Anambas untuk mencari solusi terbaik mengenai hal ini. "Bupati memerintahkan seperti itu. Baik perusahaan maupun sub con yang ada di bawah perusahaan itu untuk hadir pada Jum'at (7/1/2017) pagi. Ada empat sub con yang ada di bawah perusahaan itu," bebernya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved