Bahari Butuh Uluran Tangan Dermawan, Usai Terserang Tumor Kena Stroke

Bahari, warga Anambas hanya bisa terbaring lunglai. Kini stroke menyerang tubuhnya, padahan belum lama dirinya terkena tumor

Bahari Butuh Uluran Tangan Dermawan, Usai Terserang Tumor Kena Stroke
Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
Bahari 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Masyarakat Anambas membutuhkan uluran tangan dermawan. Bahari warga RT002/RW001 Desa Rewak Kecamatan Jemaja harus bertahan melawan penyakit stroke yang dideritanya sejak setahun terakhir. Kondisi ini pun membuat pria satu orang anak ini harus kesulitan dalam berakivitas. Jangankan untuk bekerja mencari nafkah, hanya untuk beranjak makan pun sulit dilakukan pria yang kini berusia 62 tahun ini.

"Kondisi Beliau memprihatinkan. Untuk berjalan saja sulit. Penyakit yang dialami Beliau ini membutuhkan pertolongan segera," ujar Dedy Syahputra Direktur NGO Sebora Anambas kepada sejumlah awak media Kamis (5/1/2017). Pihaknya menambahkan, penyakit kelas berat, bukan kali pertama ini menimpa Bahari. Sebelumnya, suami dari Ismawati ini harus bertahan melawan penyakit tumor yang dideritanya tiga tahun kemarin.

Upaya untuk sembuh, terus dilakukan keluarga Bahari salahsatunya dengan membawanya ke Rumah Sakit Embung Fatimah, Batam dengan biaya seadanya dari bantuan dermawan. Sayang, uluran tangan dermawan belum mampu untuk membuat Bahari sembuh dari penyakit yang dideritanya.

"Beliau dibawa ke ke Rumah Sakit di Batam sejak 15 November 2016 kemarin. Hanya saja, untuk penyakit yang diderita Beliau ini, membutuhkan waktu yang lama. Terlebih, obat yang diperlukan untuk mendukung kesembuhan Beliau dibeli tanpa menggunakan layanan BPJS. Ini yang membuat kami tergerak untuk membantu kesembuhan Beliau. Salahsatunya dalam melakukan penggalangan dana," bebernya.

Senada dengan Deddy, Safri Sekretaris LSM NGO Sebora berharap, uluran tangan dermawan bisa membantu meringankan beban Bahari yang memang betul-betul membutuhkan bantuan.

Bantuan pun bisa disalurkan dengan mendatangi langsung keluarga Bahari. "Kami berupaya agar penyakit yang diderita Beliau bisa diangkat atas izin Allah. Mereka memang tidak mampu namun dengan ketidakmampuannya kita tidak boleh lepas tangan begitu saja," tutupnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help