Gegara Patung 'Budak Seks' Ini, Hubungan Jepang-Korsel Memanas. Dubes Jepang Ditarik Pulang

Patung dipasang tak jauh dari kantor Konsulat Jenderal Jepang di Busan, salah satu kota pantai di Korsel pada Desember 2016.

Gegara Patung 'Budak Seks' Ini, Hubungan Jepang-Korsel Memanas. Dubes Jepang Ditarik Pulang
AFP
Foto ini diambil pada 28 Desember 2016. Tampak para aktivis, dalam pengawalan ketat polisi, duduk mengeliling patung simbol budak seks yang dipasang di depan kantor Konsulat Jenderal Jepang di Busan, kota pelabuhan di Korea Selatan (Korsel). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Tokyo memanggil pulang duta besarnya untuk Korea Selatan di Seoul, Jumat (6/1/2016).

Pemanggilan itu sebagai protes atas penempatan patung simbol "budak seks" Jepang di kota pelabuhan Busan.

Patung dipasang tak jauh dari kantor Konsulat Jenderal Jepang di Busan, salah satu kota pantai di Korsel pada Desember 2016, sebagaimana dilaporkan Agence France-Presse.

Tokyo menilai penempatan patung perunggu yang “imut-imut’ itu sebagai satu langkah besar untuk mengejek dan menyalakan kembali perseteruan puluhan tahun lebih antara Korsel-Jepang.

Tentara Jepang telah menggunakan "wanita penghibur" selama perang, kata juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga.

Dia juga mengumumkan bahwa diskusi ekonomi tingkat tinggi antarkedua negara ditunda.

"Jepang dan Korsel adalah tetangga," kata Suga.

"(Korsel) adalah negara yang sangat penting. Sangat disesalkan bahwa kami terpaksa mengambil tindakan ini."

"Kami telah berulang kali dan meminta dengan sangat kepada sisi Korsel untuk mengambil tindakan yang tepat untuk memecahkan masalah ini," tambahnya.

"Tapi saat ini, situasi belum membaik. Itu sebabnya kami memberitahu mereka melalui tindakan (penarikan duta besar) ini,” kata Suga.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved