Lapor Pak Bupati! Baru Selesai Dibangun, Aspal Jalan Tembus di Toapaya Asri Sudah Rusak

Warga Kelurahan Toapaya Asri mengeluhkan aspal jalan tembus di daerahnya rusak. Padahal baru saja dilakukan pengaspalan. Lapor Pak Bupati!

Lapor Pak Bupati! Baru Selesai Dibangun, Aspal Jalan Tembus di Toapaya Asri Sudah Rusak
tribunbatam/aminnudin
Kondisi aspal di jalan tembus di Toapaya Asri yang dikeluhkan warga, Jumat (6/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Warga di Kelurahan Toapaya Asri tak habis pikir. Jalan tembusan Sumber Karya yang baru selesai dikerjakan sudah mengalami kerusakan.

Sepintas, jika diperhatikan dari pintu masuk hinga jarak 200 meter, kondisi jalan mulus. Namun ketika melalui pembelokan tembusan, terlihat aspal retak retak. sejumlah bongkahan aspal menumpuk di pinggir jalan.

"Jalan ini kalau diperhatikan dari depan sampai 200 meteran, tak nampak rusak. Tapi kalau sudah masuk pembelokan, nah pas lintasan selanjutnya ada bongkahan aspal cukup lebar,"kata Masbiko, warga sekitar, Jumat (6/1/2017).

Bukti bahwa jalan itu masih baru terlihat papan informasi proyek yang terpampang di pintu masuk jalan. Di situ tertera keterangan infrastruktur jalan pembangunan pengspalan jalan sumber karya sepanjang 2 km. Proyek pembangunan infrastruktur tersebut senilau Rp 7,6 miliar yang bersumber dari APBD Bintan. Masa pembangunan 5 bulan atau 150 hari kalender.

Warga berharap, bongkahan aspal di jalan tembusan sumber karya cepat diperbaiki. Pasalnya, jika dibiarkan kondisinya rawan, tepat di bibir tikungan. Dilewati malam akan sangat riskan, dalam kondisi remang warga yang baru masuk bisa kaget mendapati bongkahan lebar saat berkendara di area.

"Kalau kami di sini sudah hafal, bisa cepat mengantisipasi. Tapi bagaimana kalau warga baru,"kata Hasrun, warga lain.

Warga mencermati, aspal untuk pembangunan infrastruktur jalan di situ tidak menggunakan kualitas aspal berstandar nasional Indonesia (SNI), sesuai ketentuan teknis. Sehingga jalan baru selesai, sudah retak retak.

Lurah Toapaya Asri, Arief Sumarsono pun mau tak mau harus turun tangan. Pasalnya, keluhan warga atas infrastruktur rusak di wilayahnya tak bisa diabaikan. "Kami akan menyurati itu langsung ke PU Bina Marga meminta penjelasan terkait itu. Apakah itu akan dibiarkan begitu, atau memang akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat,"kata Arief.

Sampai sejauh ini, kelurahan kata Arief belum menerima konfirmasi dari pihak terkait. Namun akan diupayakan secepatnya sehingga pihaknya punya dasar penjelasan menyampaikan ke warga. (*).

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help