VIDEO Menaker Hanif Naik Pitam saat Pekerja Asing Ilegal Cueki Perintahnya

Emosi Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri tak terbendung usai sebuah inspeksi mendadak di satu perusahaan Korea, di Cileungsi, Bogor.

Laporan: Kompas TV

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emosi Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri tak terbendung usai sebuah inspeksi mendadak di satu perusahaan Korea, di Cileungsi, Bogor.

Menaker Hanif Dhakiri membentak tenaga kerja asing ini karena tak kooperatif saat terjaring sidak.

Sebanyak 18 dari 38 tenaga kerja asing asal Tiongkok di perusahaan itu ilegal, bekerja tak sesuai izin dan dokumen yang sah.

Perdagangan dan jasa jadi sektor pekerjaan yang paling banyak memanfaatkan tenaga kerja asing di tanah air.

Yang kedua dan ketiga adalah industri dan pertanian.

Dari data Kementerian Ketenagakerjaan 2015, kasus pelanggaran yang paling banyak ditemukan terkait penyalahgunaan izin tinggal dan izin bekerja.

Isu serbuan tenaga kerja asing di tanah air belakangan jadi sorotan masyarakat.

Direktorat Jenderal Keimigrasian juga semakin sering melancarkan penertiban.

Pada Minggu (1/1/2017) lalu, 76 tenaga kerja asing wanita asal Tiongkok ditangkap dari berbagai tempat hiburan malam di Ibu Kota DKI Jakarta.

Mereka dinyatakan melanggar aturan keimigrasian.

Seluruh tenaga kerja asing yang terjaring masih disidik pihak imigrasi.

Sesuai undang-undang keimigrasian, warga negara asing yang bekerja dan melanggar aturan, terancam hukuman administratif pembayaran denda, deportasi, pencekalan, hingga sanksi pidana.
Simak liputannya dan lihat wajah-wajah mereka dalam tayangan video di atas.

Selain jadi pekerja ilegal, Imigrasi juga mencokok sejumlah PSK, pekerja terapis pijat dan pemandu lagu (PL) Karaoke di sejumlah daerah.

Di Batam, 10 perempuan juga diciduk oleh Kantor Imigrasi Khusus Batam.

PSK Asing
10 PSK asing asal Vitnam dan Tiongkok serta seorang pria WN Singapura yang dijaring petugas Imigrasi Batam, Kamis (5/1/2017).
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved