Pengacara Menilai Pasal untuk Jerat Wartawan Pelaku Pemerasan Tidak Tepat. Ini Sebabnya

Roy beralasan, pasal yang digunakan pemerasan dengan kekerasan, sementara kliennya tidak melakukan kekerasan terhadap korban

Pengacara Menilai Pasal untuk Jerat Wartawan Pelaku Pemerasan Tidak Tepat. Ini Sebabnya
Roy Wright SH MH 

Laporan Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Roy Wright SH MH dan Hasoloan Siburian SH, penasihat hukum dua wartawan yang diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha hotel angkat bicara.

Roy menilai, pasal 368 KUHP yang disangkakan oleh penyidik kepada kliennya terkesan dipaksakan dan kurang tepat.

Roy beralasan, pasal yang digunakan adalah pemerasan dengan kekerasan, sementara kliennya, berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta di lapangan, tidak terbukti melakukan kekerasan terhadap korban.

Seperti diketahui, dua wartawan bernama Sugiarto Aritonang dan Pineop Siburian ditangkap oleh Tim Saber Pungli Polda Kepri karena diduga telah melakukan tindak pidana pemerasan terhadap pengusaha hotel Paulus Ahmad Tantoso.

Pasal 368 KUHP yang dimaksud, bunyinya adalah: 'Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Penggunaan pasal ini merugikan dua kliennya karena mereka ditahan oleh penyidik.

"Kalau pun mau dibuktikann di persidangan, mestinya klien saya dijerat dengan pasal 369 KUHP. Ancamannya hanya 4 tahun penjara dan tidak boleh dilakukan penahanan, sesuai Pasal 21 KUHAP," katanya.

Meski begitu, kata Roy, dia tetap menghormati penyidik.

Roy cs sudah melayangkan surat permohonan penangguhan penahanan kliennya kepada Dir Krimsus Polda Kepri.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved