WN Singapura Ini Pernah Dideportasi 2016 karena Kriminal. Heran, Kok Dia Bisa Lolos ke Batam Lagi?

Kwoo Wei Chyi alias Jef (43), satu diantara 11 orang WNA yang ditangkap Imigrasi dalam razia orang asing, ternyata pernah dideportasi 2016 lalu.

WN Singapura Ini Pernah Dideportasi 2016 karena Kriminal. Heran, Kok Dia Bisa Lolos ke Batam Lagi?
Tribun Batam/Eko Setiawan
Kepala Kantor Imigrasi Khusus Batam, Teguh Prayitno, mengekspose penangkapan PSK asing di Batam, Kamis (5/1/2017). Kwoo Wei Chyi alias Jef (43), pria diantara 10 PSK asing yang ditangkap. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kwoo Wei Chyi alias Jef (43),  Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap besama 10 PSK  asing oleh Imigrasi dalam razia orang asing  beberapa waktu lalu, pernah dideportasi oleh Imigrasi Indonesia pada 2016 lalu.

Jep yang merupakan WNA asal Singapura dipulangkan paksa Imigrasi Indonesia lantaran pernah berbuat kriminal di Batam.

Saat ditangkap pada beberapa hari lalu, ia tengah berada di sebuah cafe yang berada di kawasan Nagoya City Walk Batam.

Ia bersama rekan-rekanya sedang nongkrong bareng di salah satu cafe dis ana.

Menurut warga di tempat kejadian perkara (TKP), saat diamankan pihak imigrasi, ia tidak ditanya kelengkapan surat-surat seperti paspor.

Jef langsung diamankan oleh pihak Imigrasi.

Salah satu teman Jef yang juga pengusaha di kawasan Harbour Bay Batam mengatakan, sekitar tahun 2016 lalu karena Jef berkelahi di kawasan Harbourbay.

Kemudian ia diamankan pihak Imigrasi dan proses hukumnya berlanjut.

Oleh pengadilan, Jef divonis 3 bulan dan dicekal masuk selama satu tahun ke Indonesia.

Namun, beberapa waktu lalu, Jef kembali masuk ke Indonesia dan kembali ditangkap pihak Imigrasi Batam.

Masuknya Jef yang nyata-nyata pernah dideportasi dari Batam, memperlihatkan lemahnya pengawasan pihak Imigrasi terhadap orang asing.

Sayangnya, saat ekspos perkara penangkapan 11 WNA terserbut, Kamis (5/1/2017), Kabit Wasdakim Imigrasi kelasi 1 Kusus Batam Noviandri tidak mau bercerita banyak terkait Jef yang diamankan mereka.

Nov hanya mengatakan, kalau Jef ditangkap tidak bisa memperlihatkan surat-suratnya.

Sementara itu, saksi d ilapangan mengatakan, kalau pihak Imigrasi saat menangkap Jef tidak bertanya kelengkapan suratnya.

"Saya disana waktu itu, mereka tidak menanyakan surat-suratnya," sebut salah seorang saksi. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved