ATB Hanya Berkewajiban Mengolah Air Baku, Soal Waduk Tanggungjawab Pemerintah

Sesuai dalam perjanjian konsensi antara BP Batam dengan ATB pada tahun 1995, ATB hanya diberikan mengelola air bersih, bangun instalasi dan distribusi

ATB Hanya Berkewajiban Mengolah Air Baku, Soal Waduk Tanggungjawab Pemerintah
DOK/ATB
Petugas dari Instalasi pengolahan air Duriangkang melakukan pengecekan kualitas air sebelum disalurkan ke pelanggan ATB beberapa waktu lalu. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM-  Beberapa hari terakhirnya ini, media sosial diramaikan oleh adanya aktivitas peternakan hewan yang dibuka sejumlah warga di rumah liar di sekitar wilayah resapan air (catchment area) di wilayah Waduk Duriangkang, Batam.

Kondisi ini pun menimbulkan pergunjingan hangat di antara netizen terkait kualitas air hingga siapa yang bertanggungjawab untuk melakukan penertibannya.

Tidak sedikit yang menanyakan ke akun official Facebook ATB mengenai kejadian ini.

Sesuai dalam perjanjian konsensi antara Otorita Batam (sekarang BP Batam) dengan PT Adhya Tirta Batam (ATB) pada tahun 1995, ATB hanya diberikan wewenang untuk mengelola air bersih di Pulau Batam, membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) hingga mendistribusikan air ke pelanggan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

Sementara, untuk pemeliharaan waduk dan darah tangkapan air di sekitar waduk, menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

"Jadi ATB tidak punya kewajiban untuk melakukan pemeliharaan waduk dan daerah tangkapan air disekitar waduk. ATB hanya membeli air baku dari BP Batam, kemudian mengolah dan mendistribusikannya ke pelanggan," jelas Enriqo Moreno, Manager Corporate Communication ATB, Jumat (6/1/2017).

Enriqo juga menjelaskan, apabila ATB ikut campur dalam menangani hal tersebut, justru menyalahi aturan.

Sebab, untuk melakukan penertiban aktivitas penduduk dan peternakan di sekitar waduk, merupakan wewenang dan tanggungjawab dari pemerintah daerah, dalam hal ini BP Batam.

Namun ATB sangat mendukung apabila waduk dan daerah tangkapan air terhindar dari pencemaran maupun aktivitas masyarakat lainnya.

ATB pun rutin melakukan kegiatan penghijauan di sekitar waduk Duriangkang yang memang menjadi tulang punggung ketersediaan air di Kota Batam.

Halaman
12
Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help