Saat ke Singapura, Delapan WNI Ini Ditolak karena Simpan Gambar Terkait ISIS di Ponsel

Imigrasi Singapura menetapkan kedelapan WNI ini dengan status 'Not to Land' atau (NTL) atau tidak diizinkan memasuki Singapura

Saat ke Singapura, Delapan WNI Ini Ditolak karena Simpan Gambar Terkait ISIS di Ponsel
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian MH menunjukan foto sandal rangkaian kabel yang terkesan seperti sebuah bom yang didapatkan dari ponsel satu dari delapan orang yang dideportasi dari Malaysia terkait dugaan terorisme, Rabu (11/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, delapan WNI yang dideportasi dari Malaysia itu, sempat pergi ke Thailand dan kembali ke Malaysia.

Saat mereka hendak pergi ke Wood Land Singapura, saat itulah langkah mereka terhenti.

Imigrasi Singapura menetapkan kedelapan WNI ini dengan status 'Not to Land' atau (NTL) atau tidak diizinkan memasuki Negara Singapura.

"Alasan Imigrasi Singapura, pada ponsel salah satu dari rombongan itu, REH, ditemukan gambar yang mengesankan ajaran Islam State (IS atau ISIS)," kata Kapolda.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Kamis, 12 Januari 2017

Penulis: Leo Halawa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved