Berada di Perbatasan, Kasus Radikalisme Akan Jadi Perhatian Serius, Kata Kapolres Anambas

Junoto mengatakan, Polres Anambas akan berupaya menjaga situasi kondusif di Anambas

Berada di Perbatasan, Kasus Radikalisme Akan Jadi Perhatian Serius, Kata Kapolres Anambas
TRIBUNBATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Kapolres Anambas AKBP Junoto saat tiba di Pelabuhan Pemda Sabtu (17/12) beserta rombongan. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kapolres Anambas AKBP Junoto mengatakan, kasus-kasus radikalisme dan berbau SARA akan menjadi perhatian serius polisi.

Kapolres mengatakan, Polri memang harus waspada karena Anambas berada di daerah yang berbatasan dengan negara tetangga, yang rawan akan masuknya paham-paham radikal.

"Polda Kepri sudah lama melakukan pemantauan. Daerah ini berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.

Bahkan, sejumlah pulau yang ada diketahui belum sepenuhnya berpenghuni," ujarnya, Kamis (12/1/2017).

Junoto mengatakan, Polres Anambas akan berupaya menjaga situasi kondusif di Anambas.

Di antaranya melalui koordinasi dengan perwakilan tokoh agama, dan masyarakat.

"Silaturahmi dan koordinasi dengan sejumlah tokoh, diharapkan dapat mencegah masuknya paham-paham radikal ini ke Anambas.

Situasi dan kondisi di Anambas sudah sangat baik. Jangan sampai ada hal-hal yang bisa merusak kondusifitas di Anambas ini," ujarnya.

Ketua MUI Anambas M Dun mendukung upaya Kapolres dan berharap paham radikal dan isu berbau SARA tidak masuk dan merusak tatanan kehidupan di Anambas.

"Kami siap mendukung penuh upaya Kapolres beserta jajarannya.
Kami tidak mau paham Islam diselewengkan dan munculnya paham yang bisa merusak keberagaman di Anambas," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Jumat, 13 Januari 2017

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help