Tak Terbukti Terkait ISIS, 8 WNI yang Dideportasi Malaysia Dipulangkan ke Sumbar

Mereka dipulangkan melalui Bandara Hang Nadim Batam pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

Tak Terbukti Terkait ISIS, 8 WNI yang Dideportasi Malaysia Dipulangkan ke Sumbar
bidik layar kompas.tv
Diduga akan berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok radikal ISIS, sebanyak 8 orang warga negara Indonesia dideportasi dari Malaysia, Selasa (10/1/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM. BATAM - Delapan WNI yang dideportasi dari Malaysian ke Indonesia via Pelabuhan Batam Centre, karena diduga terkait ISIS  saat ini sudah dipulangkan ke kampung halaman mereka, Sumatra Barat.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian usai acara Coffee Morning di Morning Bakery, Kepri Mall, Kamis (12/1/2017) pagi.

Menurut Sam, mereka dipulangkan melalui Bandara Hang Nadim Batam pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

"Kita sudah pulangkan mereka tadi pagi. Tidak ada mereka terlibat jaringan teroris," sebut Sam.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, delapan orang tersebut pergi ke Malaysian hanya untuk studi banding dan berobat.

Memang dari pemeriksaan, salah satu mereka pernah masuk dalam aliran redikal. Namun tidak semuanya.

"Tetapi dia sudah keluar. Memang salah satu dari mereka pernah ikut," sambungnya.

Apakah polisi terus memantau pergerakan mereka, Sam menjawab pihaknya akan Mereka terus akan memantau setiap pergerakan delapan orang tersebut.

Sejauh ini, para WNI depertasi tersebut sudah diberangkatkan ke kampung halamanya.

Diharapkan, tidak ada lagi kendala terkait masalah ini.

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved