Bukan di Penjara. Ini Hukuman Bocah Berusia 12 Tahun yang Cabuli Tiga Balita

Majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana SH, bocah tersebut tidak perlu menjalani masa pemenjaraan karena masih di bawah umur

Bukan di Penjara. Ini Hukuman Bocah Berusia 12 Tahun yang Cabuli Tiga Balita
Surabaya.tribunnews.com/Anas Miftakhudin
Terdakwa AR didampingi keluarganya saat sidang di ruang anak PN Surabaya, Kamis (12/1/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Meski divonis bersalah oleh hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, AR (12), pelajar asal Surabaya yang didakwa melakukan tindakan pencabulan terhadap tiga balita, masih bisa bernafas lega.

Majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana SH, bocah tersebut tidak perlu menjalani masa pemenjaraan karena masih di bawah umur.

Bocah itu hanya diganjar dengan hukuman menjalani pendidikan formal dan pelatihan di Dinas Sosial Kampung Anak Negeri Surabaya selama delapan bulan.

Amar putusan yang dibacakan di ruang sidang anak PN Surabaya, Kamis (11/1/2017), menyatakan AR terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencabulan seusai yang diatur dalam pasal 81 UU Perlindungan Anak.

"Menjatuhkan pidana dan mewajibkan mengikuti pendidikan formal dan pelatihan selama 8 bulan di Dinas Sosial Anak Negeri," ujar Hakim Anne saat membacakan amar putusan.

Begitu mendengar putusan hakim, AR yang didampingi ibu dan neneknya tak kuasa menahan air mata. Ketiganya saling berpelukan.

Sementara keluarga korban merasa tidak puas karena tuntutan ganti rugi yang diajukan sebagai pengobatan psikologis senilai Rp 24 juta tidak dipenuhi oleh keluarga terdakwa.

Tapi hanya diberi janji ganti rugi sebesar Rp 5 juta.

"Ibu hakim, kami minta ibu untuk menjembatani ganti rugi pengobatan anak saya.

Sementara ini dari pihak keluarganya hanya memberi Rp 5 juta dan pengobatannya sendiri sebanyak 48 kali," terang Winda salah satu orang tua korban.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved