Masalah Gaji Karyawan PT MOS Selesai. Perusahaan Sudah Bayarkan Total Gaji Rp 1 Miliar

Kepada seluruh perusahaan yang ada di Karimun, termasuk PT MOS, Hazmi mengimbau agar memperhatikan kesejahteraan karyawan

Masalah Gaji Karyawan PT MOS Selesai. Perusahaan Sudah Bayarkan Total Gaji Rp 1 Miliar
TRIBUNBATAM/RACHTA YAHYA
Polisi dari Polres Karimun menyampaikan pesan kepada pendemo di PT MOS, Kamis (12/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Masalah pembayaran gaji karyawan PT Multi Ocean Shipyard (MOS) yang berujung kerusuhan, Kamis (12/1/2017) dapat diselesaikan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun, Hazmi Yuliansah mengatakan total gaji karyawan yang mencapai Rp 1 miliar itu dibayarkan Kamis siang sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

"Gaji sudah dibayarkan manajemen sampai pukul enam (18.00 WIB). Ada yang dibayarkan langsung, ada yang melalui rekening. Gaji kurang lebih satu miliar rupiah," kata Hazmi, Jumat (13/1/2017).

Kepada seluruh perusahaan yang ada di Karimun, termasuk PT MOS, Hazmi mengimbau agar memperhatikan kesejahteraan karyawan sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Kita sangat menyayangkan peristiwa seperti yang terjadi kemarin. Ada kerusakan dan aset kantor PT MOS terbakar. Akhirnya biaya yang dikeluarkan jadi lebih besar dibandingkan gaji karyawan," katanya.

Hazmi menyebutkan, Senin (16/1/2017) pekan depan pihaknya akan memanggil manajemen PT MOS untuk membahas permasalahan tersebut.

Hingga kini pihak manajemen belum menyampaikan perihal kerusakan kepada Disnaker.

"Senin kita panggil. Untuk kerusakan tidak ada laporan ke kita, kemungkinan kalau ada laporan itu ke polisi," ujarnya.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved