Menkeu Siap Terapkan Bea Ekspor Konsentrat 10 Persen. Sebelumnya Hanya 5 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani siap menerapkan tarif bea keluar 10 persen untuk ekspor konsentrat mineral.

Menkeu Siap Terapkan Bea Ekspor Konsentrat 10 Persen. Sebelumnya Hanya 5 Persen
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Menteri Keuangan Sri Mulyani berpartisipasi dalam program 'Rosi' di KompasTV, Jakarta, Sabtu (24/9/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menteri Keuangan Sri Mulyani siap menerapkan tarif bea keluar 10 persen untuk ekspor konsentrat sesuai usulan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM)Ignasius Jonan.

"Kami akan laksanakan sesuai dengan apa yang disampaikan dengan Menteri ESDM," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, tarif 10 persen bea keluar untuk ekspor konsentrat sesuai dengan semangat mempercepat hilirisasi sektor tambang.

Selama ini, tarif bea keluar hanya 5 persen.

Nantinya, pelaksanaan tarif bea keluar ekspor konsentrat alam diatur melalui peraturan menteri keuangan.

Namun sebelum membuat aturan itu, ia masih menunggu kepastian dari Jonan soal tarif bea keluar ekspor konsentrat.

"Apa yangg dilakukan oleh Pak Menteri ESDM akan kami lihat," kata dia.

Baca: Ekspor Konsentrat Mineral Kembali Diizinkan, Asalkan Bea Keluar Dinaikkan 10 Persen

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2017 kembali mengizinkan perusahaan pertambangan untuk melakukan ekspor konsentrat hingga lima tahun mendatang.

Namun demikian, izin yang diberikan tersebut bukan tanpa syarat.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengusulkan adanya kenaikan sebesar 10 persen pengenaan bea keluar untuk ekspor konsentrat.

Karena selama ini, pengenaan bea keluar ekspor konsentrat hanya sebesar 5 persen.

Untuk itu, mantan Menteri Perhubungan tersebut mengaku telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mengenakan kenaikan bea keluar sebesar 10 persen.

"Sekarang kan 5 persen. Kami sudah melakukan usulan bea keluarnya. Kami usulkan maksimal 10 persen," ujar Jonan di Kementerian ESDM, Kamis (12/1/2017). (kompas.com, Yoga Sukmana)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help