Balada Nasib Guru Honorer di Kepri

DPRD Baru Usulkan Anggaran Guru Tidak Tetap, Guru Honorer Lagi Cari Akal

DPRD Kepri baru usulkan anggaran guru tidak tetap alias GTT sebesar Rp 18 miliar. Kebutuhan Rp 39 miliar guru honorer, DPRD lagi cari akal

DPRD Baru Usulkan Anggaran Guru Tidak Tetap, Guru Honorer Lagi Cari Akal
tribunbatam/elhadif putra
Ilustrasi. Gubernur Kepri Nurdin terduduk di dekat Pelabuhan Malarco, Karimun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Nasib ribuan tenaga guru honorer dari kabupaten/kota yang akan dilimpahkan kepada provinsi tidak menentu hingga saat ini.

Mereka sudah dilepaskan oleh pemerintah kabupaten/kota se-Kepri dengan segala tanggungannya, sejak akhir 2016.

Namun, gaji dan insentif mereka bahkan belum tuntas dibahas oleh pemerintah provinsi Kepri.

Ketua Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara mengatakan, Pemprov Kepri sedang mencari solusi untuk mengatasi persoalan tenaga guru honorer ini.

"Persoalannya adalah dalam undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 disebutkan bahwa guru-guru yang dilimpahkan itu hanya berstatus PNS dan bukan tenaga guru honorer," kata Teddy menjawab pertanyaan Tribun, Sabtu (14/1/2017) sore.

Bersamaan dengan itu, pemerintah kabupaten/kota tidak bisa menganggarkan lagi dana untuk membiayai tenaga guru honorer.

Teddy menginformasikan, pemerintah kabupaten/kota sudah coba berkonsultasi dengan BPK tentang penganggaran gaji dan insentif untuk para tenaga guru honorer ini setelah menggelar rapat dengan Pemprov Kepri.

Namun, BPK justru melarang pemerintah kabupaten/kota tersebut untuk menganggarkan pembiayaan bagi tenaga guru honorer.

"Pemerintah provinsi pun dilarang untuk mengalokasikan anggaran bagi para tenaga guru honorer ini. Kalau kita anggarkan maka kita disalahkan," tegas Teddy.

Menurut Teddy, atas dasar pertimbangan inilah maka Pemprov Kepri belum membahas anggaran untuk gaji dan insentif ribuan tenaga guru honorer tersebut.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved