TribunBatam/

Apartemen Bersubsidi Puri Khayangan Opsi Tepat untuk Pekerja

Apartemen yang mengusung tagline "Apartemen Elegan Harga Menawan" ini terdiri dari 18 lantai dengan menawarkan dua tipe, yakni tipe 28 dan tipe 36.

Apartemen Bersubsidi Puri Khayangan Opsi Tepat untuk Pekerja
ist
Apartemen Puri Khayangan 

BATAM.TRIBUNNEW.COM, BATAM - Bisnis sektor properti kian menggeliat di Batam. Sekitar awal Februari 2017 ini satu lagi apartemen hadir di Batam, yaitu Apartemen Puri Khayangan.

Apartemen yang berlokasi di Batam Centre ini merupakan apartemen bersubsidi dari pemerintah, yang pembangunannya dikerjakan oleh PT Kinarya Rekayasa.

Apartemen yang mengusung tagline "Apartemen Elegan Harga Menawan" ini terdiri dari 18 lantai dengan menawarkan dua tipe, yakni tipe 28 dan tipe 36.

"Apartemen bersubsidi ini merupakan yang pertama di Batam. Pembangunan apartemen untuk tipe ini seiring dengan upaya pemenuhan hunian satu juta rumah, sebagaimana nawacita Presiden Joko Widodo. Apalagi di Batam kebutuhan akan hunian, terutama pekerja, juga cukup tinggi," kata Ir Sulistyana MT, salah satu owner kepada Tribun, Sabtu (14/01/2017).

Magister teknik sipil lulusan Undip Semarang itu juga didampingi Hendro Murtiono, owner Puri Khayangan dan General Manajer PT Kinarya Rekayasa, Rohmat Sugito

Dijelaskan, rumah vertikal menjadi tren saat ini karena keberadaan lahan untuk rumah tapak di Batam juga semakin habis. Pembangunan huniah vertikal juga membantu dalam hal penataan wajah kota yang lebih elegan," katanya.

Apartemen Puri Khayangan menempati lokasi strategis, yakni tepat di seberang Kapita Plaza, berdekatan dengan Pasar Botania 2, Universitas Batam, dan Rumah Sakit Elizabeth. Menurut Rohmat, apartemen ini akan diluncurkan sekitar akhir Januari atau paling lambat awal Februari 2017 ini.

Dijelaskan, animo pemesanan cukup bagus. Sampai saat ini, dari sekitar 500-an unit yang ditawarkan, warga yang telah menyatakan berminat sudah mencapai 200-an orang. Selain lokasinya yang strategis, apartemen ini juga dibangun dengan kualitas standar yang dilengkapi dengan fasilitas baku yang standar juga.

"Bagi masyarakat yang berminat ia menggambarkan untuk 28 dengan harga mulai Rp 245 juta, dan tipe 36 harga mulai Rp 315 juta. Uang uang muka sebesar 20 persen yang bisa dicicil selama 30 kali. Dengan demikian angsuran per bulan mulai sekitar Rp 1,6 jutaan.

Menurut Sulistyana keberadaan hunian vertikal sangat cocok untuk masyarakat perkotaan, terutama kota industri seperti Batam, dimana warga lebih menginginkan lokasi tak jauh dari lokasi kerja, terjaminnya kenyamanan, serta fasilitas yang memadahi. Untuk segmen ini, apartemen bersubsidi menjadi opsi karena lebih terjangkau. Tren serupa terjadi di Jakarta, Surabaya dan lain-lainnya.

"Di saat yang sama, masyarakat pun bisa membandingkan atas booming-nya apartemen- apartemen non subsidi segemen menengah ke atas di Batam. Bagi apartemen kelas atas mungkin lebih pada investasi, sedangkan "apartemen kerakyatan" ini memang menjadi kebutuhan warga, termasuk kalangan pekerja," kata Sulistyana di kantornya, Kompleks Trinusa Jaya Blok A1, Batam Centre.

Keberadaan rumah vertikal pun sudah merupakan keharusan dalam penataan kota yang memiliki pertumbuhan penduduk cukup tinggi. Sebab lahan untuk perumahan nyaris sudah habis. "Tinggal di apartemen sebenarnya tidak jauh dari kehidupan sosial di perumahan pada umumnya.

Di Puri Khayangan sendiri nantinya akan dikelola sedemikian rupa sehingga kehidupan bermasyarakat bagi warga pun sama seperti warga yang tinggal di perumahan. Jadwal atau agenda warga tetap dikelola, misalnya pengajian, senam, rapat dan lain-lain, semua ada. Tentu akan dikelola secara lebih modern," katanya

Penulis: Purwoko
Editor: Rio H. Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help