Bagaimana Mengatasi Banyaknya Pencari Kerja di Batam? Ini Kata Rudi

Pemko Batam tahun ini akan mengoptimalkan penggunaan dana yang diperoleh dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) untuk pelatihan

Bagaimana Mengatasi Banyaknya Pencari Kerja di Batam? Ini Kata Rudi
tribunnews batam/Zahfri Suandi
Kamis pagi (17/11/2016) aula Batamindo, Mukakuning, Batam, diserbu para pencari kerja (Pencaker) karena ada lowongan kerja dibuka oleh PT Patlite Indonesia. 

"Tahun ini uang dari IMTA itu akan dipakai untuk pelatihan ketenagakerjaan. Termasuk bagi mereka yang belum bekerja," kata Rudi.

Upaya nyata menyikapi banyaknya pencari kerja di Batam, menurut Rudi, juga sudah dilakukan pihaknya dengan cara memperbanyak infrastruktur.

Memperbaiki atau membangun infrastruktur itu juga memerlukan tenaga kerja.

"Makanya infrastruktur kita perbanyak. Supaya orang kerja. Kalau di Mukakuning tak dapat kerja, di PIK kita harapkan dia dapat. Itu bagi yang laki-lakinya. Kita memperbanyak kegiatan padat karya. Makanya ada Dinas Cipta Karya," ujar dia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Syakyakirti mengatakan, pada 2017 pihaknya memang akan lebih banyak melakukan pelatihan bagi pekerja.

Tujuannya tidak lepas agar terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan pekerja.

"Tahun 2017, 70 persen dari dana IMTA itu kita plot untuk sertifikasi dan kompetensi pekerja," kata Rudi Syakyakirti beberapa waktu lalu.

Ada dua pelatihan yang bakal dilakukan.

Pertama, pelatihan bagi orang yang baru akan bekerja. Kedua, pelatihan peningkatan kompetensi bagi mereka yang sudah bekerja.

"Untuk pelatihan peningkatan kompetensi ini yang lebih banyak," ujarnya.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help