Lelang Jabatan Pemprov Kepri

Inikah Pejabat Eselon II Hasil Lelang Jabatan yang Dilantik? Ini Tempat Duduknya Nanti!

Inikah pejabat hasil lelang jabatan di Pemprov Kepri yang akan dilantikan Gubernur Nurdin hari Senin

Inikah Pejabat Eselon II Hasil Lelang Jabatan yang Dilantik? Ini Tempat Duduknya Nanti!
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya memenuhi janjinya untuk melantik para pejabat eselon II serentak dengan eselon III dan IV di lingkup Pemprov Kepri.

Pelantikan tersebut berlangsung di aula kantor gubernur Kepri pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (16/1) pagi.

"Besok Pak Gubernur akan melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan fungsional," ungkap Junaidi, pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri, Minggu (15/1/2017) sore.

Junaidi sendiri mengaku belum mengetahui siapa saja dan berapa jumlah pejabat eselon II yang mengikuti lelang jabatan serta eselon III dan IV.

Dia mengatakan, dokumen tersebut hanya diketahui oleh Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia.

"Sesuai rencana sore ini ada gladi resik pelantikan besok. Namun, para pejabat itu tidak datang. Mungkin gladi resiknya besok pagi sebelum dilantik," tegas Junaidi.

Kendatipun jumlah pejabat yang dilantik belum diketahui, namun jumlah kursi yang disediakan di aula kantor gubernur Kepri mencapai 800 unit.

Pejabat eselon IV di Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri, Awaludin Andi mengatakan, jumlah pejabat yang dilantik sama banyaknya dengan jumlah kursi yang tersedia.

Deretan paling kanan berjumlah sekitar 16 kursi. "Itu diperkirakan untuk para pejabat yang mengikuti lelang jabatan," jelas Andi.

Setelah itu ada ratusan kursi di sebelahnya yang dideret dalam enam baris ke belakang. Deretan kursi tersebut dikhususkan untuk pejabat eselon III dan IV.

"Nah, deretan kursi yang diterdiri dari dua baris ini dikhususkan untuk pejabat fungsional," terang Andi.  (*) 

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help