Disdukcapil Karimun Ajukan Anggaran Rp 300 juta, Seluruh Anak Akan Memiliki KIA

Setelah diuji coba di beberapa wilayah, akhirnya tahun 2018 nanti seluruh Kabupaten/Kota memberlakukan Kartu Identitas Anak (KIA). Ini anggarannya

Disdukcapil Karimun Ajukan Anggaran Rp 300 juta, Seluruh Anak Akan Memiliki KIA
tribunbatam/elahadif putra
Muhammad Tahar, Kepala Disdukcapil Karimun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Setelah diuji coba di beberapa wilayah, akhirnya pada tahun 2018 nanti seluruh Kabupaten/Kota telah memberlakukan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karimun, Muhammad Tahar mengatakan penerbitan KIA akan dilakukan oleh daerah masing-masing. Oleh karena kebijakan tersebut Disduk Capil akan mengajukan anggaran pda APBD-P 2017 nanti.

"Memang surat edarannya belum. Tapi akan kita terima karena seluruh Kabupaten/Kota akan menerapkan KIA ini karena sudah program kementerian. Anggaran awal yang kita ajukan sekitar Rp 300 juta," kata Tahar yang dijumpai di ruangannya, Selasa (17/1/2017) sore.

Anak yang diprioritaskan memperoleh KIA ini adalah anak berusia sekokah. Dari data Disduk Capil Kabupaten Karimun saat ini, jumlah anak yang akan memiliki KIA sekitar 150.000 orang.

"Tahap awal kita akan coba sebanyak 50.000 di Pulau Karimun dulu. Selanjutnya baru keseluruhan Kabupaten Karimun," ungkapnya.

Tujuan dari KIA sendiri tak jauh beda dengan KTP bagi orang dewasa. Dengan adanya KIA maka data anak juga terekam di Disduk Capil. Selain itu untuk pengurusan administrasi juga akan menggunakan kartu identitas tersebut.

"KIA ini dapat dibuat jika anak punya akte kelahiran. Nanti kita juga akan bekerja sama dengan rumah sakit dan bidan agar mereka yang mengurus akte kelahiran anak. Sekarang ini dari bidan hanya surat keterangan lahir," tambah Tahar.

Untuk sosialisasinya lanjut Tahar akan segera dilakukan setelah pihaknya menerima surat edaran Kementerian serta pengajuan anggaran. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help