Tahanan di Tanjungpinang Kabur

Inilah Misteri Asal Usul Air Cabai Tahanan Kabur, Ini Pengakuan Samsuardi

Akhirnya terungkap misteri air cabai yang dipakai Samsuardi saat kabur dari bus Kejari Tanjungpinang. Ini asal usulnya

Inilah Misteri Asal Usul Air Cabai Tahanan Kabur, Ini Pengakuan Samsuardi
TRIBUNBATAM/WAHIBWAFA
Samsuardi tahanan yang kabur 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,TANJUNGPINANG- Syamsuardi terdakwa narkotika yang kabur dari Bus Tahana‎n Kejaksaan Negeri Tanjungpinang melarikan diri dengan bersembunyi dirumah saudaranya di Pulau Pucung Kabupaten Bintan.

‎Aksi kaburnya Syamsuardi ini sempat membuat repot satuan Reskrim Polres Tanjungpinang. Dengan cepat, pagi harinya ia berhasil diamankan saat sedang istirahat di rumah saudaranya yang enggan menyebutkan namanya.

"Di rumah saudaranya. Kita amankan disana," kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro didampingi Kajari Tanjungpinang, Selasa (17/1).

Pengakuan terdakwa saat kabur ia menyelinap dirumah kosong dekat lapangan Bola Kampung Baru, Tanjungpinang. ‎Sekitar pukul 19.00 WIB, ia baru keluar dan kemudian meminta bantuan warga untuk mengantarkan ke Bintan.

Lebih lanjut, ‎ Joko Bintoro menjelaskan bahwa ‎tahanan Syamsuardi yang kabur dengan cara menyiram cairan campuran cabai. Sebelumnya pun diketahui cairan itu didapat dari ibu Samsuardi yang menjenguk di PN Tanjungpinang saat persidangan.

‎Pengakuan Samsuardi ditanya wartawan di Polres mengaku takut ‎setelah JPU menuntut dengan kurungan penjara selama 9 tahun. Atas dasar itu, tahanan ini kabur dengan nekat menyiram cairan cabai ke wajah penjaga tahanan.

"Saya dapat itu (cabai) dari sop yang ibu bawa buat saya saat menjenguk di PN. Saya nekat kabur takut dihukum 9 tahun," kata Syamsuardi‎ bercerita.

Ditanya apakah telah merencanakan aksi tersebut, ia membantahnya. Ia spontan setelah ada kesempatan untuk melarikan diri dengan bekal ‎cairan untuk melukai korban.

"Saya campurkan cabai itu di gelas dengan air minum," tambah pria yang masih berstatus lajang ini.

Kajari Tanjungpinang Ahmad Pribadi mengapresiasi Polres Tanjungpinang yang bertindak cepat untuk melakukan penangkapan. "Saya apresiasi. Saya acungkan jempol atas upaya penangkapanya," kata Ahmad.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved