Heboh Benda Mirip Roket di Bintan

Lantamal Tanjungpinang Sterilkan Lokasi Penemuan, Larang Warga Mendekat. Ini Alasannya!

Lantamal sterilkan lokasi penemuan benda mirip roket, larang warga mendekat. Terungkap, inilah alasannya

Lantamal Tanjungpinang Sterilkan Lokasi Penemuan, Larang Warga Mendekat. Ini Alasannya!
TRIBUN BATAM/ AMINNUDIN
Benda yang menyerupai roket yang ditemukan nelayan di pantai TeluK Sebong, Selasa (17/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG- ‎ Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV dibantu masyarakat nelayan Pegudang Berakit menemukan dan mengamankan benda mengapung menyerupai Torpedo ataupun alat deteksi bawah air di perairan Berakit kabupaten Bintan, Selasa (17/1/2017) pagi.

Menurut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. benda yang ditemukan tersebut belum dapat dipastikan apakah Torpedo ataukah alat deteksi bawah air. Dari pantauan awal benda tersebut mempunyai ciri-ciri panjang kurang lebih 2 meter dengan berat mencapai 300 Kg dalam kondisi berkarat, dugaan awal barang temuan tersebut masih dalam kondisi aktif dan berbahaya.

“Menindaklanjuti mengenai benda temuan tersebut, tim WFQR Lantamal IV akan berkoordinasi dan melaporkan perihal temuan tersebut dengan dinas terkait yaitu Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) di Jakarta untuk mengetahui secara pasti perihal benda tersebut antara lain mengenai negara manakah yang memproduksi dan mengoperasikannya,” tegas Danlantamal IV S Irawan, Selasa (17/1/2017).

Pengamanan itu dilakukan guna ‎sebagai pengamanan demin menjaga keselamatan aktifitas di laut. Masyarakat setempat pun diminta menjauh dan dilaarang untuk mendekati benda yang dianggap asing tersebut.

“Untuk alasan keamanan dan keselamatan, sampai dengan saat ini masyarakat setempat tidak diijinkan untuk mendekati benda asing mirip Torpedo tersebut. Tim WFQR Lantamal IV belum bisa memastikan apakah benda tersebut merupakan torpedo sisa perang dunia ke II ataukah alat deteksi bawah air yang terbawah arus laut dan masuk ke wilayah perairan Indonesia,” terangnya.

Untuk itu Danlantamal IV memerintahkan jajaran Pos Angkatan Laut (Posal) Berakit dibantu personel tim WFQR Lantamal IV untuk mengamankan area penyimpanan benda tersebut. Rencananya benda tersebut akan dibawa ke Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL di Jakarta guna mengetahui secara jelas benda temuan tersebut .

"Nanti akan dilakukan penelitian dan pengembangan TNI AL di Jakarta. Nanti dari hasil penelitian akan diketahui barang apa ini. Fungsi dan kegunaan barang ini untuk apa barang ini, akan langsung dibawa ke jakarta," ‎ujarnya. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved