Setelah Utak-atik, Dianggarkan 10 Ruang Kelas Baru di Batam. Dari Mana Dapat Uangnya?

Dari Rp 3,125 miliar angdaran untuk pendidikan, Rp184 miliar diplot untuk pengadaan RKB. Meskipun tak banyak, tetapi hal ini bisa membuat lega

Setelah Utak-atik, Dianggarkan 10 Ruang Kelas Baru di Batam. Dari Mana Dapat Uangnya?
tribun batam/ eko setiawan
Penerimaan siswa baru di Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pembahasan Rencana Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Batam 2017 untuk pendidikan akhirnya berhasil diutak-atik.

Saat KUA PASS diajukan, tidak ada anggaran pembangunan ruang kelas baru (RKB).

Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena penerimaan siswa baru pada pertengahan 2017 bisa kisruh lagi.

Nah, dari pembahasan anggaran, RKB ini akhirnya muncul.

Dari Rp 3,125 miliar angdaran untuk pendidikan, Rp184 miliar diplot untuk pengadaan RKB.

Meskipun tak banyak, tetapi hal ini bisa membuat warga lega.

Ada 10 RKB yang dibangun tahun ini.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus.

"Tahun ini ada pengadaan 10 RKB. Kita sudah rasionalisasi bersama-sama mata anggaran Disdik ini," kata Yunus kepada Tribun, Selasa (17/1) di DPRD Kota Batam.

Rasionalisasi ini tidak mengubah postur anggaran secara keseluruhan.

Yunus mengatakan, ada beberapa dana yang semula untuk peningkatan pelayanan administrasi perkantoran dan pembinaan tenaga kependidikan yang dikurangi.

Begitu juga insentif untuk guru swasta.

"Ya, dana untuk insentif guru swasta kami rasionalisasi," ujar dia.

Yunus mengatakan, sebenarnya 10 RKB itu masih tergolong kecil. Tidak cukup untuk mengatasi daya tampung siswa di sekolah.

"10 RKB itu kecil lah. Tahun lalu bisa sampai 20 RKB," kata Yunus.

Tapi, lumayanlah.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help