Sri Mulyani Tendang JP Morgan

Di Hadapan DPR, Sri Mulyani Blak-Blakan Alasannya Depak JP Morgan

Komisi XI DPR kembali menggelar rapat kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Di Hadapan DPR, Sri Mulyani Blak-Blakan Alasannya Depak JP Morgan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi XI DPR kembali menggelar rapat kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Rapat kali ini dipergunakan perempuan yang kerap disapa Ani itu untuk menjelaskan kasus JP Morgan Chase Bank.

Ia menuturkan, alasan pemerintah mendepak JP Morgan sebagai diler utama penerbitan Surat Utang Negara (SUN) lantaran lembaga keuangan internasional justru berpotensi membuat menggerus kepercayaan investor kepada Indonesia.

"Kami harapkan seluruh partner kita melakukan tugas yang secara bersama-sama menjaga kepercayaan (investor)," ujar Ani di Ruang Rapat Komisi XI Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/1/2017).

Seperti diketahui, JP Morgan merilis riset menurunkan portofolio strategis Indonesia dari Overweight ke Underweight.

Riset itu dinilai pemerintah sangat merugikan Indonesia yang sedang tumbuh di tengah pelemahan ekonomi global.

Sebelum didepak, JP Morgan merupakan dealer utama penerbitan Surat Utang Negara (SUN) Indonesia.

Tugasnya yaitu mencari pembeli SUN yang diterbitkan Indonesia.

Selain itu, JP Morgan juga merupakan peserta lelang surat utang syariah negara, anggota panel join lead underwriter untuk menerbitkan global bond, dan sebagai penerima pajak bank persepsi.

Lantaran kasus itu, pemerintah bertindak tegas dengan memutus semua kerja sama dengan JP Morgan dan merevisi peraturan terkait diler utama penerbitan Surat Utang Negara (SUN).

Pada aturan baru, terdapat ketentuan baru termasuk adanya komitmen diler utama SUN menjaga ekonomi nasional.

"Kami tegaskan kepada para partner agar di dalam melakukan kerjasama dengan pemerintah akan kami lihat rekam jejak mereka, dan netwok yang mereka miliki," kata Ani. (kompas.com, Yoga Sukmana)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help