Ketegangan Antara Gubernur dan Anggota DPRD Kepri Bikin Pejabat Pemprov Panik

Kedua pejabat itu merentangkan kedua tangannya untuk membatasi alat perekam awak media dekat dengan mulut Nurdin dan Teddy

Ketegangan Antara Gubernur dan Anggota DPRD Kepri Bikin Pejabat Pemprov Panik
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Teddy Jun Askara dan Gubernur Nurdin Basirun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Ketegangan antara Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Ketua Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara membuat sejumlah pejabat Pemprov Kepri panik.

Asisten I Sekretariat Gubernur Kepri Raja Ariza dan Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung, Nilwan paling panik menghalau awak media meliput insiden ini.

"Heh, janganlah.. Tolonglah," kata Raja dan Nilwan kepada awak media.

Kedua pejabat itu merentangkan kedua tangannya untuk membatasi alat perekam awak media dekat dengan mulut Nurdin dan Teddy.

Ia baru menghentikan upayanya setelah Nurdin dan Teddy masuk ruangan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.

Sebelumnya, usai sidang paripurna dengan agenda Pandangan Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPDB Kepri 2017 itu, Gubernur sempat berbicara dengan pejabatnya.

Tak lama kemudian terdengar berbicara dengan Teddy dengan nada suara meninggi.

Setelah berbicara demikian, Nurdin kemudian berlalu pergi. Namun, Teddy langsung mengikutinya.

"Bang, kita bicara dulu. Ini demi kabaikan kita bersama," kata Teddy.

Nurdin tetap berjalan dan Teddy pun berusaha mendekat di samping Gubernur dan menjelaskan sesuatu.

Namun, Nurdin tetap bergerak menuju ruangan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.

Keduanya masuk ke ruangan tersebut dan pintu ruangan pun ditutup. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help