Jalan Selayang Pandang yang Jadi Ikon Anambas Perlu Perbaikan

Kondisi jalan Selayang Pandang benar-benar harus diperbaiki. Berulang kali jalan itu dikeluhkan masyarakat.

Jalan Selayang Pandang yang Jadi Ikon Anambas Perlu Perbaikan
tribunnews batam/septyan
Kondisi jalan Selayang Pandang, Siantan, Anambas. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kondisi jalan Selayang Pandang benar-benar harus diperbaiki.

Jalan yang menghubungkan sejumlah desa di Pulau Siantan dengan Tarempa ini, berulang kali dikeluhkan masyarakat.

Selain kondisi tiang fondasi yang mulai keropos, sejumlah ruas jalan tersebut mengalami kerusakan sehingga membahayakan pengendara sepeda motor ketika melintas.

"Kondisinya butuh perhatian. Padahal banyak yang menyebutkan, jalan ini merupakan salah satu ikon kota,"ujar Bahtiar, satu di antara warga Kecamatan Siantan, Jumat (20/1/2017).

Sehari-hari, jalan ini ramai dilalui dan menjadi titik berkumpul warga.

"Paling ramai ketika sore dan malam hari. Biasanya berkumpul di tepi jalan. Tidak jarang, sejumlah titik digunakan masyarakat untuk memancing ikan Tamban. Paling tidak, ada perhatian dari pihak terkait," ungkapnya.

Senada dengan Bahtiar, Salim, warga Kecamatan Siantan lainnya mendesak Pemerintah Daerah untuk melakukan perbaikan pada jalan tersebut.

Warga Antang Desa Tarempa Timur ini pun kecewa karena hingga saat ini, perbaikan pada jalan tersebut terkesan kurang serius oleh Pemerintah Daerah.

"Sementara, jalan ini kerap dilalui masyarakat yang ingin ke Tarempa maupun sebaliknya. Seperti kami ini, kalau lewat jalan itu tentu lebih ringkas waktunya,"ujarnya.

Selain melalui jalan ini, ada jalan alternatif lain namun harus memutar Pasir Peti Desa Pesisir Timur, kemudian ke Desa Temburun, baru ke Tarempa.

Karena memutar, waktu tempuhnya lebih kurang dua jam.

Menanggapi masalah ini,  Sahtiar selaku Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, rencananya jalan ini akan dibangun dua jalur.

Jalan akan dibangun dari samping kantor bupati yang ada saat ini sampai ke stadion di Tanjung Momong, Kecamatan Siantan.

Pembangunan jalan Semen Panjang menjadi dua jalur ini, diprediksi menghabiskan dana mencapai Rp 62 miliar, dengan panjang jalan mencapai satu kilometer.

"Rencananya memang dibuat menjadi dua jalur. Ada memang rencana seperti itu," ujarbeberapa waktu lalu. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved