Heboh Napi Nusakambangan Kabur

Satu Napi Kabur Dihukum Seumur Hidup, Keduanya Pindahan Lapas Cirebon

Kedua napi kabur dari Nusakambangan pindahan dari Lapas Cirebon. Seorang dihukum seumur hidup, satunya lagi lima tahun. Semua kasus narkoba

Satu Napi Kabur Dihukum Seumur Hidup, Keduanya Pindahan Lapas Cirebon
tribunjateng/khoirul muzaki
Polres Cilacap meningkatkan kegiatan patroli menyusul lepasnya dua orang nara pidana dari lapas Nusakambangan karena kasus narkoba ini 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Polres Cilacap meningkatkan kegiatan patroli menyusul lepasnya dua orang narapidana dari lapas Nusakambangan.

Kasubbag Humas Polres Cilacap AKP Bintaro mengatakan, setelah kejadian tersebut, petugas lapas dibantu 4 personil Polsubsektor Nusakambangan langsung melakukan pengejaran di luar tembok lapas.

Petugas melakukan pencarian sampai di semak semak yang berada di sekeliling lapas. Sayangnya proses pencarian itu belum membuahkan hasil.

"Napi belum ditemukan keberadaannya,"katanya, Minggu (22/1/2017).

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian Napi di sekitar lapas, maupun lokasi lain yang diduga menjadi tempat persembunyian kedua Napi.

Menurut Bintoro, Polres Cilacap telah memperketat penjagaan jalur masuk dan keluar Nusakambangan oleh anggota Polsek Cilacap Selatan dan Polsubsektor Nusakambangan.

Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan di lokasi yang biasa digunakan perahu untuk mangkal atau merapat di sekitar pulau Nusakambangan.

Petugas, kata Bintoro, akan melanjutkan pencarian dengan melibatkan jumlah anggota yang lebih banyak lagi agar kedua Napi itu segera tertangkap.

"Kapal patroli Sat Polair juga akan diturunkan untuk menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi jalur keluar masuk Nusakambangan "kata Kasubbag Humas.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan informasi petugas jaga di Polsubsektor Nusakambangan, dua narapidana melarikan diri dari lepas Batu Nusakambangan pada hari Sabtu (21/1) sekitar pukul 13.30 WIB.

Narapidana tersebut bernama M Husen Bin Ismail, terpidana kasus Narkotika dengan hukuman seumur hidup. Ia beralamat di Punti Matangkuli Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Serta Syarjani Abdullah, terpidana kasus Narkotika dengan hukuman 5 tahun. Ia beralamat di Jl. Asem Rt 01 Rw II Pasar Minggu Jakarta Selatan. Kedua narapidana itu adalah kiriman dari Lapas Kelas I.B Cirebon.

Dari hasil pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas lapas dan anggota Polsubsektor Nusakambangan, ditemukan dua pasang sandal yang diduga milik Napi yang kabur di sekeliling lapas, tepatnya di bawah pagar pos tiga.

"Dari teras atau jendela pos sebelah utara lapas Batu yang belum diisi, petugas gabungan juga menemukan ceceran darah yang diduga berasal luka napi saat melarikan diri" kata AKP Bintoro,

Kedua Napi diduga melarikan diri dengan cara naik tangga di pos 3 yang tidak ada penjaganya. Kemudian mereka naik ke atas pagar dan langsung melompat ke bawah. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved