Mantan Kajati Kepri Dapat Promosi Jadi Jampidsus Kejagung, KPK Ikut Berkomentar

Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Sudi dan Dandung bersalah melakukan percobaan suap kepada Sudung dan Tomo senilai Rp 2,5 miliar.

Mantan Kajati Kepri Dapat Promosi Jadi Jampidsus Kejagung, KPK Ikut Berkomentar
IST
Kajati Kepri, Sudung Situmorang Memantau Langsung Pembangunan Jembatan 1 Dompak 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Sudung Situmorang mendapat promosi jabatan sebagai asisten Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sudung Situmorang juga pernah menjabat Kajati Kepri sebelum dipindahkan ke DKI Jakarta.

Promosi jabatan itu dipertanyakan karena Sudung dan anak buahnya, Aspidsus Kejati DKI Jakarta Tomo Sitepu diduga menerima suap dari petinggi PT Brantas Abipraya (BA) Sudi Wantoko dan Dandung Pamularno.

Atas promosi jabatan tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut berkomentar.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, sebaiknya institusi penegak hukum serta kementerian lembaga, mempertimbangkan integritas dan latar belakang calon yang akan mengisi jabatan tertentu.

"Mempertimbangkan integritas dan latar belakang itu penting dan harus jadi perhatian kita semua," ujar Febri Diansyah, Selasa (24/1/2017) di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Febri mengatakan, selama ini KPK banyak mengkaji kasus terkait pengisian jabatan di sejumlah daerah.

Menurut Febri, jika dalam pengisian jabatan keliru, maka efeknya akan menurunkan kepercayaan publik pada penegak hukum maupun instansi dan lembaga tersebut.

Terpisah, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan KPK tidak ikut campur dalam sistem mutasi di suatu lembaga.

Menurutnya mutasi jabatan di kejaksaan menjadi kewenangan Kejaksaan Agung.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved