Perut Terus Membesar, Nur Hayati Hanya Bisa Sekolah sampai Kelas III SD

Orangtua yang hanya berprofesi sebagai buruh tani tidak bisa memeriksakan Nur Hayati ke rumah sakit karena masalah biaya

Perut Terus Membesar, Nur Hayati Hanya Bisa Sekolah sampai Kelas III SD
kompas.com/Achmad Faizal
Nur Hayati dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya, Selasa (24/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Nur Hayati (13) terpaksa mencukupkan pendidikan dasarnya sampai kelas III SD.

Fisiknya tidak mampu beraktivitas karena perutnya terus membesar akibat banyaknya cairan.

Putri kedua pasangan Suraji dan Supinah, warga Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, itu pun harus terlentang di tempat tidur sepanjang hari.

Orangtua yang hanya berprofesi sebagai buruh tani tidak bisa memeriksakan Nur Hayati ke rumah sakit karena masalah biaya.

"Pernah ke rumah sakit untuk mengeluarkan cairan dari perutnya, tapi setelah itu cairan kembali terisi, begitu seterusnya," kata Supinah, Selasa (24/1/2017) di RSU dr Soetomo Surabaya.

Selama empat tahun, Nur Hayati merasakan nyeri di perutnya yang terus membesar.

Kondisi fisiknya terus menurun, dan berat badannya terus berkurang.

Sementara teman-teman sekolahnya kini sudah bersekolah ke SMP.

Senin kemarin, Nur Hayati dievakuasi ke RSU dr Soetomo Surabaya untuk memperoleh tindakan medis lebih serius, dengan bantuan asuransi BPJS.

"Saya hanya berharap anak saya bisa hidup normal seperti teman-temannya yang lain," ujar Supinah.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved