Afganistan Cari Lebih Banyak Perempuan Dijadikan Militer. Ini Tujuan Diinginkan

Pemerintah Afganistan mengumumkan inisiatif baru untuk memasukkan lebih banyak perempuan ke jajaran militer negara itu.

Afganistan Cari Lebih Banyak Perempuan Dijadikan Militer. Ini Tujuan Diinginkan
Pioneer Military Loans
Militer perempuan di Afganistan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KABUL - Pemerintah Afganistan mengumumkan inisiatif baru untuk memasukkan lebih banyak perempuan ke jajaran militer negara itu.

Kementerian Pertahanan menyebut, pemerintah ingin menambah jumlah perempuan hingga mencapai porsi 10 persen dari total anggota militer.

Wakil Jurubicara Kementerian Pertahanan Mohammad Radmanesh, Jumat (27/1/2017) di Kabul menyebutkan, inisiatif ini pun telah mempersiapkan skala gaji khusus bagi para wanita yang direkrut.

"Kini kami memiliki 1.575 perempuan di jajaran militer kami. Jumlah itu hanya tiga sampai empat persen dari total anggota militer negara ini. Itu belum berarti apa-apa," kata Radmanesh.

"Kami menyasar penambahan hingga 10 persen," ungkap dia kepada AFP.

Meski sudah15 tahun rezim Taliban runtuh, kesetaraan jender di negeri ini masih menjadi mimpi.

Meski banyak klaim yang menyebut adanya kemajuan.

Kabar tentang penambahan porsi militer perempuan ini muncul beberapa minggu setelah Niloofar Rahmani, pilot perempuan pertama di jajaran militer Afganistan mengeluh.

Dia merasa tidak nyaman terkait keselamatan dan haknya sebagai perempuan. Dia pun kemudian mencari suaka di Amerika Serikat.

Pada bulan Desember lalu, perempuan berusia 25 tahun yang digelari "Afghan Top Gun", mengaku mencari suaka ke AS.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved