Home »

News

» Jakarta

Pilgub DKI Jakarta

Keputusan Normalisasi Kali Perintah PP yang Diteken Presiden SBY. Serangan Agus Berbalik?

Kami menawarkan membangun rusun. Untuk apa? Untuk normalisasi bantaran sungai. Karena ada PP-nya tahun 2011 dan yang nandatangani PP itu Pak SBY

Keputusan Normalisasi Kali Perintah PP yang Diteken Presiden SBY. Serangan Agus Berbalik?
Twitter
Gaya Ahok melerai Sylviana Murni dan Anies Baswedan dalam debat Pilgub DKI Jakarta, Jumat (27/1/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pasangan Ahok-Djarot sering diserang Agus Yudhoyono terkait penggusuran dalam melakukan normalisasi kali.

Namun, serangan itu justru berbalik karena perintah untuk melakukan normalisasi kali di Jakarta itu justru perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2011 tentang sungai.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengatakan, PP itu ditandatangani oleh Susilo Bambang Yudhoyono saat menjabat sebagai Presiden tersebut untuk mennormalisasi aliran sungai.

PP itulah yang saat ini dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta untuk menorlamisasi seluruh sungai dan menggusur pemukiman warga di bantaran sungai dan memindahkannya ke rumah susun.

"Kami sudah menawarkan membangun rusun. Untuk apa? Untuk normalisasi bantaran sungai. Karena ada PP-nya tahun 2011 dan yang nandatangani PP itu adalah Pak SBY. Kami jalankan amanat itu. PP tentang normalisasi sungai," kata Djarot di Menteng, Jakarta, Sabtu (27/1/2017).

Djarot juga mengatakan, pemukiman warga tidak bisa digeser karena sudah ada tidak ada ruang kosong untuk membantun kampung deret seperti yang dijanjikan oleh Joko Widodo saat menjabat Gubernur.

Hal ini menanggapi serangan Agus Harimurti Yudhoyono yang mengatakan bahwa warga pada umumnya bersedia untuk digeser sedikit dari rumah mereka.

Agus mengaku memiliki ide "on side upgrading" untuk membangun rusunami di lokasi yang sama dengan permukiman warga.

Menurut Agus, konsep itu tidak akan mengganggu aliran sungai dan tidak akan menimbulkan banjir.

Perkataan Agus soal menggeser permukiman itu mirip dengan janji Joko Widodo waktu menjadi calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2012. Ketika itu, Jokowi juga mengatakan warga sebenarnya bersedia jika hanya digeser sedikit dari permukiman mereka.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help