Pemkab Anambas Anggarkan Rp 815 Juta, Pembebasan Lahan Perpanjang Runway Bandara. Ini Perinciannya!

Pemkab Anambas telah menganggarkan Rp 815 juta buat bandara Anambas. Ini peruntukannya!

Pemkab Anambas Anggarkan Rp 815 Juta, Pembebasan Lahan Perpanjang Runway Bandara. Ini Perinciannya!
TRIBUNBATAM SEPTYAN MULIA ROHMAN
Ilustrasi. Bandara Jemaja 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Landasan pacu (runway) Bandara Letung kembali diperpanjang. Pemerintah Daerah bahkan sudah menganggarkan Rp 815 juta untuk membebaskan lahan seluas lima hektare untuk penambahan runway 400 meter dari yang ada saat ini sepanjang 1.200 meter.

"Sudah kami anggarkan pada APBD murni 2017 ini. Harapannya, panjang runway menjadi 1.600 meter," ujar Nurman Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas Minggu (29/1/2017). Nurman pun tidak mengelak, belum dibebaskannya lahan tersebut berdampak pada penundaan kucuran dana dari Pemerintah Pusat. Tak tanggung-tanggung, besaran dana untuk tahapan pembangunan bandara yang berlokasi di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur itu mencapai Rp 66 miliar.

"Syaratnya lahan sudah bebas terlebih dahulu, baru anggaran itu bisa dikucurkan. Ini yang tengah kami kejar," ungkapnya seraya mengatakan akan melibatkan tim apraisal untuk proses pembebasan lahan tersebut. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten bidang pemerintahan serta pernah berdinas di Sekretariat Daerah Kota Batam ini juga terus berupaya agar bandara khusus Matak tetap bisa beroperasi untuk melayani penerbangan komersil.

Rentang kendali serta kondisi musim pada waktu-waktu tertentu, memjadi pertimbangan Pemerintah Daerah agar perwakilan perusahaan di Matak memberikan kebijakan dalam pengoperasian penerbangan komersil di bandara yang berlokasi di Pulau Palmatak itu. "Pertimbangannya ke sana. Akan sulit ditempuh menuju Jemaja, terlebih ketika cuaca laut tidak kondusif, seperti musim angin utara ini," ungkapnya.

Pembebasan lahan bandara ini pun, sebelumnya sempat mendapat sorotan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Anggota DPRD Anambas Muliady mengatakan, pembebasan lahan tersebut berimbas pada rencana penambahan panjang runway yang tidak bisa dilakukan pada tahun 2017.

Politisi Partai Hanura ini menjelaskan, panjang runway yang ada di bandara yang berlokasi di Kecamatan Jemaja Timur mencapai 1.200 meter dari target kedepan yang direncanakan mencapai 2.400 meter. Dari pemaparan perwakilan Kementrian Perhubungan peresmian bandara itu akan dilakukan sekitar bulan Maret atau April 2017 mendatang. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pun, direncanakan akan hadir untuk meresmikan bandara yang pembangunannya sharing anggaran antara Pemerintah Anambas, Pemerintah Provinsi da Pemerintah Pusat itu.

"Harapan kami agar pembebasan lahan bandara ini dapat tuntas, sehingga dana dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan bandara dapat maksimal," ungkapnya. (*) 

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help