Tahanan Kabur

Benar-benar Berliku! Pengejaran Anton Otak Pelarian Tahanan Polres, Pelaku Jago Kemudikan Speedboat!

Pengejaran tahanan kabur benar-benar berliku! Sempat terjadi pengejaran darat, laut sebelum berakhir di perairan Tembeling!

Benar-benar Berliku! Pengejaran Anton Otak Pelarian Tahanan Polres, Pelaku Jago Kemudikan Speedboat!
tribunbatam/wahib waffa
Petugas menggiring tiga tahanan kabur yang tertangkap saat penyergapan di Tembeling, Selasa (31/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG- ‎Kecepatan dan ketepatan menjadi satu bagian penting bagi pihak kepolisian dalam mencapai target.

Seperti penangkapan terhadap tiga tahanan Polres Tanjungpinang yang sempat melarikan diri. Kini pihaknya berhasil mengandangkan kembali ke Jeruji Besi. Mereka adalah Anton, Muharani dan Azzumar.

Proses untuk mematahkan pelarian mereka tidaklah mudah. Pihaknya harus bersusah payah melakukan pengejaran baik di medan darat, laut maupun bebakauan yang dipenuhi lumpur. ‎Beberapa bekal persiapan untuk terjun di semua medan telah dipersiapkan dari baju hingga sepatu bout atau sepatu proyek.

"Kita turun siang malam. Tadi malam saja saya sampai jam 2 malam di lapangan. Saya saja masih pakai sandal," ujar Kapolres Taanjungpinang AKBP Joko Bintoro yang juga mengawal langsung penangkapan dan menggiring tahanan ke Polres Tanjungpinang, Selasa (31/1/2017).

‎Joko mengatakan proses pencarian dari awal hingga penangkapan tak lepas dari upaya kerasnya para anggota. Diawali dari upaya penyisiran perbukitan di Dompak. Para tahanan ini bersamaan jalan kaki dari Polres hingga ke wilayah perbukitan Dompak.

"Tahanan ini menyusuri perbukitan di dompak. Awal informasi kita ya itu karena ada laporan ‎masyarakat yang kapal speednya dicuri oleh kawanan," ujarnya Joko lagi.

Didalam perjalanan pengakuan tahanan kepada Polisi sempat meminta-minta bekal makanan di jalan. Didapat informasi mereka juga sempaat berada di Bakar Batu, Tanjungpinang.

Hingga akhirnya informasi akurat terkait pencurian pancung diterima Polres, dari situ Polisi bergegas melakukan pengejaran dengan menyisir wilayah perbakauan bukit di Dompak.

"Namun mereka sudah kabur duluan dari sana sekitar malam jam 8. Kita tanya pemilik speed pancung itu, kearah mana larinya," ujar Joko. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Rabu (1/2/2017)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help