BP Kawasan Karimun Butuh Dana Rp 21 Miliar Untuk Proyek Ini di Sungai Raya

Dengan dana sebesar itu, BP Kawasan Karimun berencana membangun sebuah jembatan di pertengahan jalan baru

BP Kawasan Karimun Butuh Dana Rp 21 Miliar Untuk Proyek Ini di Sungai Raya
TRIBUNBATAM/RACHTAYAHYA
Jalan yang dibangun BP Kawasan Karimun sebagai akses bagi perusahaan di daerah yang tak jauh dari bibir pantai Sungai Raya belum siap 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Karimun, memperkirakan penyelesaian proyek jalan baru Roro, Parit Rempak, Kelurahan Sungai Raya masih membutuhkan dana sekitar Rp 21 miliar.

Dengan dana sebesar itu, BP Kawasan Karimun berencana membangun sebuah jembatan di pertengahan jalan baru tersebut.

Selain itu, dana itu juga akan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan proyek jalan yang belum selesai yakni pengaspalan dan pembuatan batu miring di sepanjang tepi jalan setinggi kurang lebih tiga meter.

"Dana Rp 21 miliar itu untuk pengaspalan, batu miring penahan jalan karena kalau tidak, dikhawatirkan tanah timbunan jalan akan turun.

Selain itu juga buat jembatan di tengah-tengah. Jalan itu memang sengaja dipotong buat laluan air ke laut, apalagi sekitarnya ada tempat tambatan perahu-perahu nelayan," kata Sekretaris BP Kawasan Karimun, M Iqbal.

Iqbal mengatakan proyek tahap pertama saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor pelaksana yakni PT Agung Prima Jaya selama satu tahun.

Apabila nanti selesai, jalan baru yang menghubungkan Kelurahan Sungai Raya dengan Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun akan menjadi aset BP Kawasan Karimun. (*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Kamis, 2 Februari 2017

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved