Dubes AS di PBB Peringatkan Iran Soal Aksi Peluncuran Rudal Balistik

Peringatan itu terkait aksi Iran yang melakukan uji coba peluncuran rudal balistik jarak menengah, yang meledak setelah meluncur 1.010 kilometer

Dubes AS di PBB Peringatkan Iran Soal Aksi Peluncuran Rudal Balistik
Kompas.com
Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley 

"Amerika Serikat tidak naif. Kami tidak akan berdiam. Kalian akan memberikan peringatan kepada mereka, dan kami akan melakukannya sesuai dengan aturan," tegas dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif tidak memberikan konfirmasi atau pun bantahan terkait kabar peluncuran rudal balistik tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kabar uji coba peluru kendali Iran itu disampaikan oleh pejabat AS, Selasa (31/1/2017).

Pejabat tidak menyebutkan namanya itu mengatakan, uji tersebut dilakukan dari dekat Semnan, di sisi timur Teheran, ibu kota Iran.

Tes rudal balistik jarak jauh itu dilakukan pada Minggu (29/1/2017). Terakhir kali jenis peluru kendali seperti itu pernah diujikan pada Juli 2016.

Gedung Putih mengatakan bahwa mereka mengetahui keterangan uji peluru kendali Iran tersebut.

"Kami memantaunya, mengetahui bahwa Iran meluncurkan misil itu,” kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer dalam jumpa pers.

Sebelumnya, pemerintah Iran mengatakan, tidak akan menggunakan rudal balistik yang mereka miliki untuk menyerang negara lain.

Iran pun menegaskan, mereka tidak menjadi bagian dari kesepakatan nuklir dunia, atau pun resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung pakta tersebut.

Masih belum jelas apakah uji coba peluncuran itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Iran untuk tidak melakukan aktivitas terkait misil balistik, yang mampu membawa hulu ledak nuklir. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved