Hari Kedua, Tim Kejagung Tak Lakukan Pemeriksaan Terkait BP Batam. Kemana Mereka?

Mikroj mengatakan, sesuai informasi yang diterima pihaknya, tim dari Kejagung akan melakukan pengecekan di lima atau enam titik lokasi di Batam.

Hari Kedua, Tim Kejagung Tak Lakukan Pemeriksaan Terkait BP Batam. Kemana Mereka?
TRIBUNBATAM/ARGIANTO DA NUGRAHA
Sejumlah staf BP Batam saat diperiksa tim dari kejaksaan agung di ruang sasana r. Soeprapto kejaksaan negeri batam, Selasa (31/1/2017). SebanyakTRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO 

Laporan Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Muhammad Mikroj mengatakan, di hari kedua kedatangan tim dari Kejaksaan Agung RI di Batam, tidak melakukan pemeriksaan di dalam ruangan di Kejari Batam, Rabu (1/2/2017).

Mengingat,sesuai pemberitahuan awal kepada pihaknya, selama berada di Batam, tim juga akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan, berkaitan dengan temuan BPK RI 2015 di layanan BP Batam.

"Hari ini tidak ada pemeriksaan. Kan mereka ada pemeriksaan on the spot juga," kata Mikroj kepada Tribun, Rabu (1/2/2017).

Dimana lokasi pemeriksaan lapangan itu, Mikroj mengaku belum tahu.

Lantaran sejak pagi dia tidak berada di Kejari Batam, melainkan ikut hadir dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam di Gedung Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kepri di Batam Center.

"Saya belum tahu. Karena belum ada ketemu hari ini. Apa besok masih pemeriksaan on the spot, belum dapat informasi juga," ujar dia.

Mikroj mengatakan, sesuai informasi yang diterima pihaknya, tim dari Kejagung akan melakukan pengecekan di lima atau enam titik lokasi di Batam.

"Ada kurang lebih lima atau enam titik sample. Itu orang yang bayar UWTO, apa sudah setor atau bagaimananya, saya juga tidak tahu," kata Mikroj.

Diberitakan sebelumnya, tim dari Jampidsus Kejaksaan Agung RI melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pegawai BP Batam, Selasa (31/1) di Gedung Kejari Batam.

Pemeriksaan itu masih ada kaitannya dengan temuan BPK 2015 lalu terkait lahan dan piutang.

Tim yang sama juga melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kepada pejabat di BP Batam.

"Ada banyak titik yang mau kami datangi. Barelang, dan tempat lainnya," kata seorang jaksa.

Tidak hanya menyangkut soal Uang Wajib Tahunan-lahan. Kedatangan tim dari Jampidsus Kejagung itu juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap piutang dari layanan yang ditangani BP Batam.

"Kami minta keterangan untuk cros check data. Bukan dari orang BP Batam saja, pihak terkait dalam proses penyelidikan juga kami mintai keterangan," kata jaksa lainnya.

Apa hasil pemeriksaan hari itu, belum dapat disimpulkan. Lantaran masih dalam proses penyelidikan. Tim sendiri tidak bisa memutuskan langsung kesimpulannya. Mengingat semua yang berkaitan dengan pemeriksaan itu, mesti dilaporkan terlebih dahulu ke Kejaksaan Agung RI di Jakarta. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved